Kupang, BBC — Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Alexander Foenay, memberikan apresiasi tinggi atas terpilihnya Aurum Obe Titu Eki sebagai Ketua Umum PBSI Kabupaten Kupang.
Dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) PBSI pertama yang diadakan di Dapur Wisata, Kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Alexander menekankan potensi besar bulutangkis sebagai cabang olahraga yang tidak hanya mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, tetapi juga memiliki peluang untuk berkembang menjadi sektor industri olahraga yang berkelanjutan.
“Dengan persiapan matang menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan diselenggarakan di NTT, kami sangat optimistis bulutangkis akan mengalami kebangkitan signifikan dan menjadi kontributor utama bagi prestasi olahraga daerah,” ujarnya.
Muskab PBSI Kabupaten Kupang menjadi momentum krusial dalam memperkuat tata kelola organisasi olahraga di tingkat daerah.
Sinergi antara PBSI dan pemerintah daerah menjadi fondasi utama dalam mendorong kemajuan serta pencapaian prestasi bulutangkis yang membanggakan masyarakat Kabupaten Kupang.
Dalam kesempatan yang sama, Aurum Obe Titu Eki yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Kupang, secara resmi mengemban mandat sebagai Ketua Umum PBSI Kabupaten Kupang.
Dalam sambutan perdananya, Aurum menyampaikan rasa syukur dan komitmen strategis untuk memajukan olahraga bulutangkis melalui kepemimpinan visioner yang berorientasi pada prestasi berkelanjutan.
“Hari ini saya berdiri bukan hanya sebagai Wakil Bupati Kupang, tetapi juga sebagai Ketua Terpilih PBSI Kabupaten Kupang. Ini adalah kehormatan sekaligus amanah besar yang harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ungkap Aurum.
Aurum menyadari bahwa tantangan dalam mengembangkan bulutangkis di Kabupaten Kupang cukup besar, terutama karena dirinya merupakan figur baru dalam bidang olahraga ini. Namun, ia optimistis dengan dukungan penuh dari para pengurus, atlet, pelatih dan masyarakat pecinta bulutangkis.
Dalam visi kepemimpinannya, Aurum berkomitmen menjadikan PBSI Kabupaten Kupang sebagai organisasi yang dinamis, kompetitif dan berprestasi.
Fokus utama diarahkan pada pembinaan atlet muda sejak dini, pembentukan nilai sportivitas, serta penyediaan ruang pengembangan yang optimal agar generasi muda mampu berkompetisi di tingkat provinsi hingga nasional.
“Melalui olahraga bulutangkis, kita tidak hanya mengejar medali, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan dan semangat juang yang kuat di kalangan generasi muda. Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan strategis melalui kebijakan yang mendukung serta pengembangan sarana dan prasarana olahraga,” tambahnya.
Semangat kebersamaan dalam berlatih tanpa lelah, bertanding secara sportif dan berjuang untuk Kabupaten Kupang menjadi motto yang diusung untuk menggapai masa depan gemilang olahraga bulutangkis di daerah ini.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Pengurus PBSI Provinsi NTT, Ketua Umum Harian sekaligus Ketua Panitia Kabupaten Kupang, Rendy Luan beserta tim serta perwakilan dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kupang.
