KUPANG, BBC — Suasana berbeda tampak di lingkungan Puskesmas Camplong, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat (8/5/2026).
Sebanyak 26 anggota TNI dari Batalyon Arhanud 9/AWJ turun langsung melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan puskesmas yang dipenuhi belukar dan rumput liar.
Aksi sosial tersebut dipimpin langsung oleh Letnan Satu Arh Mikail Abdurrozaq Dzulkaromi atas perintah Komandan Batalyon Arhanud 9/AWJ, Letkol Arh Ardyanto, S.I.P., M.H.I. Kehadiran para prajurit berseragam loreng itu menjadi simbol nyata sinergi antara institusi pertahanan dan pelayanan kesehatan masyarakat di daerah.
Kegiatan tersebut bermula ketika Kepala UPTD Puskesmas Camplong, Julita Violeta Manu, A.Md.Kep, mendatangi markas batalyon dan memohon bantuan personel TNI untuk membantu membersihkan lingkungan puskesmas.
Permintaan itu disampaikan menyusul kondisi halaman dan area sekitar puskesmas yang dipenuhi rumput tinggi serta semak belukar yang dinilai mengganggu kenyamanan dan keamanan pelayanan kesehatan.
Komandan Batalyon Arhanud 9/AWJ, Letkol Arh Ardyanto, saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya permohonan tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya segera merespons sebagai bagian dari pengabdian sosial kepada masyarakat.
“Hari ini kami menurunkan 26 anggota dan dipercayakan kepada Letnan Satu Arh Mikail Abdurrozaq Dzulkaromi untuk membantu membersihkan lingkungan Puskesmas Camplong. Ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan HUT satuan Batalyon Arhanud 9/AWJ,” ujarnya.
Menurut Ardyanto, keberadaan TNI tidak hanya berkaitan dengan fungsi pertahanan negara semata, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan sosial, termasuk mendukung terciptanya lingkungan pelayanan kesehatan yang bersih, aman dan nyaman.
Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Camplong, Julita Violeta Manu, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas respons cepat serta kepedulian jajaran TNI Arhanud 9/AWJ.
Ia menjelaskan bahwa kebersihan lingkungan puskesmas merupakan bagian penting dari upaya menjaga kualitas pelayanan kesehatan sekaligus menciptakan rasa aman bagi tenaga medis dan masyarakat yang datang berobat.
“Bersih itu bagian dari iman. Selain itu, beberapa waktu lalu puskesmas sempat dimasuki maling, sehingga kami merasa perlu membersihkan belukar dan rumput yang sudah tinggi agar lingkungan menjadi terang, aman, dan asri,” ungkap Julita.
Kegiatan gotong royong tersebut mendapat perhatian masyarakat sekitar. Kehadiran prajurit TNI yang bekerja bersama tenaga kesehatan mencerminkan nilai kolaboratif dan semangat kemanusiaan yang terus dijaga di tengah kehidupan masyarakat Kabupaten Kupang.
Secara akademis, kebersihan fasilitas kesehatan merupakan salah satu indikator penting dalam mendukung mutu pelayanan publik di sektor kesehatan. Lingkungan yang tertata baik tidak hanya meningkatkan kenyamanan pasien, tetapi juga berkontribusi terhadap aspek keamanan, sanitasi dan kesehatan lingkungan secara menyeluruh.
Aksi sosial yang dilakukan Batalyon Arhanud 9/AWJ ini pun dinilai menjadi contoh konkret implementasi kemanunggalan TNI dan rakyat, di mana institusi negara hadir secara langsung menjawab kebutuhan masyarakat melalui kerja nyata yang sederhana namun berdampak besar.
