BB – Situasi keamanan di Kecamatan Adonara Barat, khususnya di Desa Illepati dan Desa Bugalima, kini telah kembali pulih. Setelah insiden yang sempat memicu ketegangan di daerah tersebut, pihak kepolisian dan TNI berhasil mengendalikan situasi, sehingga warga kini dapat kembali beraktivitas seperti biasa. 

Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K., dalam konferensi pers di Mapolda NTT pada Selasa, 22 Oktober 2024, menyampaikan bahwa keadaan di Adonara Barat sudah kondusif. 

“Kami tetap menyiagakan personel untuk melakukan patroli di sepanjang desa, memastikan keamanan warga tetap terjaga,” ujar Kombes Ariasandy.

Pasca kejadian, masyarakat yang sempat mengungsi sudah mulai kembali ke rumah masing-masing. Mereka dibantu oleh aparat keamanan, termasuk Kapolsek dan anggotanya, untuk membersihkan sisa-sisa puing rumah yang rusak. 

Meski keamanan sudah pulih, aktivitas pendidikan di tiga sekolah di Desa Bugalima, Kecamatan Adonara Barat, masih terganggu. PAUD St. Elisabeth, SD Inpres Bugalima, dan SMP N SATAP Bugalima harus diliburkan sementara untuk memastikan keselamatan para siswa. Aparat kepolisian dan personel terkait terus memantau perkembangan situasi guna menentukan kapan kegiatan belajar-mengajar dapat dilanjutkan kembali

Untuk menjaga keamanan secara menyeluruh, Polda NTT mengerahkan 96 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) ke Polres Flores Timur. Personel ini terdiri dari berbagai unit, termasuk Brimob, Samapta, Reskrim, Humas, Dokkes, dan tim SDM yang berperan dalam trauma healing. Ada juga tambahan personel dari Polres Sikka, Brimob Batalyon B Sikka, dan Polres Ende yang turut membantu pengamanan di wilayah tersebut.

Kombes Ariasandy menegaskan bahwa kehadiran personel gabungan ini bertujuan untuk memastikan penanganan optimal di lapangan dan memulihkan kondisi masyarakat.

“Personel kami berada di bawah kendali Kapolres Flores Timur dan akan terus memantau serta menjaga ketertiban di daerah ini,” tambahnya.

Selain memastikan keamanan, TNI dan Polri juga terlibat dalam kegiatan sosial, seperti membantu warga membersihkan puing-puing rumah yang terbakar akibat insiden.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolsek Adonara Barat, Ipda Janu, yang secara aktif mengunjungi warga untuk memberikan penguatan dan himbauan agar mempercayakan penyelesaian masalah kepada pihak berwenang.

“Percayakan semua persoalan kepada penegak hukum dan pemerintah. Kami di sini untuk memastikan situasi tetap aman dan tertib,” tegas Ipda Janu saat bertemu warga di Desa Bugalima.

Dengan kondisi yang semakin stabil, masyarakat Adonara Barat diharapkan dapat kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan tenang dan aman. Aparat keamanan akan terus hadir di lapangan untuk memantau situasi dan memberikan rasa aman bagi warga.