BB – Pemerintah terus memperkuat upaya peningkatan layanan kesehatan primer melalui program ILP Posyandu atau Integrasi Layanan Primer di Pos Pelayanan Terpadu.
Program ini menjadi salah satu inovasi strategis dalam sistem pelayanan kesehatan berbasis masyarakat, yang bertujuan mengintegrasikan berbagai jenis layanan kesehatan primer ke dalam satu wadah yang mudah diakses, khususnya bagi warga di daerah terpencil dan pedesaan.
Kepala Desa Kuimasi, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Maksen Lifu, dalam keterangannya kepada media, Kamis (10/7/2025), menyampaikan pentingnya ILP Posyandu sebagai solusi nyata bagi pemerataan akses layanan kesehatan di tingkat desa.
“Program ini sangat dibutuhkan masyarakat karena menggabungkan semua layanan kesehatan dasar di satu titik, yakni Posyandu. Itu memudahkan warga, terutama ibu-ibu dan anak-anak, untuk mendapatkan layanan secara lengkap tanpa harus pergi jauh,” jelas Maksen Lifu di ruang kerjanya
Melalui ILP Posyandu, layanan seperti pemeriksaan kehamilan, imunisasi, penimbangan balita, serta penyuluhan kesehatan, dilakukan secara terintegrasi. Model ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mempercepat cakupan pelayanan, terutama di wilayah-wilayah dengan akses kesehatan yang masih terbatas.
Menurut Kepala Desa Kuimasi, pendekatan integratif ini memungkinkan tenaga kesehatan bekerja lebih terstruktur dan hemat waktu, serta memperkuat sinergi antara pemerintah desa, puskesmas dan kader kesehatan lokal.
Salah satu tujuan utama ILP Posyandu adalah menurunkan angka kematian ibu dan anak. Dengan layanan yang lebih terjadwal dan edukatif, masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya perawatan kehamilan, gizi balita dan deteksi dini penyakit.
Ini sangat membantu peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti ibu hamil dan anak usia dini.
Lebih dari sekadar pelayanan kesehatan, ILP Posyandu juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat melalui edukasi kesehatan dan pelatihan keterampilan.
Masyarakat tidak hanya menjadi penerima layanan, tetapi juga bagian dari sistem kesehatan desa yang aktif dan mandiri.
Program ini selaras dengan visi Indonesia Sehat 2025, yang menitikberatkan pada pendekatan promotif dan preventif dalam sistem layanan kesehatan.
ILP Posyandu membangun fondasi kolaboratif yang melibatkan semua pihak—dari pemerintah pusat, daerah, tenaga medis, hingga masyarakat sendiri.
Dengan semangat gotong royong dan pendekatan berbasis kebutuhan lokal, ILP Posyandu diharapkan menjadi pilar kuat dalam memperkuat layanan kesehatan primer di seluruh pelosok Indonesia, termasuk di Kabupaten Kupang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
