KUPANG, BBC — Ratusan warga Desa Nunsaen,Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang, menerima pelayanan kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh tenaga medis dari Puskesmas Oelbiteno pada Senin, 23 Februari 2026.
Kegiatan kemanusiaan tersebut dipusatkan di Gedung Serba Guna milik Desa Nunsaen dan berlangsung dengan tertib serta penuh antusiasme masyarakat.
Sejak pagi hari, warga dari berbagai dusun telah memadati lokasi untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, serta pemberian obat secara cuma-cuma. Layanan ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam memastikan akses kesehatan yang merata hingga ke wilayah pedesaan.
Kepala Desa Nunsaen, Litherhearth Niuflapu, dalam keterangannya kepada media di ruang kerjanya menegaskan bahwa kegiatan tersebut sepenuhnya dilaksanakan oleh Puskesmas Oelbiteno sebagai bagian dari program pelayanan kesehatan pemerintah.
Pemerintah desa, menurutnya, berperan dalam mendukung fasilitas, koordinasi dengan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa program pengobatan gratis tersebut merupakan implementasi kebijakan nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dan dilaksanakan secara berkala setiap tahun guna memastikan kondisi kesehatan masyarakat, khususnya di pedesaan, tetap terjaga.
“Kegiatan ini dilaksanakan oleh Puskesmas Oelbiteno sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Pemerintah desa hadir dalam fungsi koordinatif dan fasilitatif agar seluruh warga dapat memperoleh manfaat secara maksimal,” ujar Litherhearth.
Ia menegaskan bahwa kesehatan masyarakat merupakan fondasi utama pembangunan desa yang berkelanjutan. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus menempatkan kualitas kesehatan warga sebagai prioritas strategis.
“Kesehatan adalah hak dasar setiap warga negara. Tanpa masyarakat yang sehat, pembangunan desa tidak akan memiliki daya tahan jangka panjang. Karena itu, kegiatan seperti ini memiliki nilai yang sangat fundamental,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga memiliki dimensi edukatif yang penting, yakni mendorong kesadaran masyarakat tentang pola hidup sehat serta pentingnya deteksi dini penyakit.
“Kami berharap pelayanan ini tidak hanya berhenti pada aspek kuratif, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran preventif masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga,” tambahnya.
Litherhearth juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta tenaga kesehatan Puskesmas Oelbiteno yang dinilai telah menunjukkan dedikasi nyata dalam melayani masyarakat desa.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan. Dukungan ini menjadi bukti bahwa negara benar-benar hadir hingga ke tingkat desa dalam menjamin kesejahteraan rakyat,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Desa Nunsaen akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, khususnya sektor kesehatan, guna memastikan keberlanjutan pelayanan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung setiap program kemanusiaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Sinergi antara desa, pemerintah, dan tenaga kesehatan adalah kunci terwujudnya pembangunan yang inklusif dan berkeadilan,” katanya.
Kegiatan pengobatan gratis tersebut diharapkan dapat menjadi contoh praktik pelayanan publik yang responsif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat visi pembangunan kesehatan nasional yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok desa.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
