BB – Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali komitmen pemerintah dalam mencapai swasembada pangan dalam pidatonya usai pelantikan sebagai Presiden RI periode 2024-2029 pada tanggal 20 Oktober 2024.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi mendalam kepada para penyuluh pertanian, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas yang dinilai sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
“Ketahanan pangan adalah kunci kedaulatan bangsa. Saya sangat berterima kasih kepada Menteri Pertanian dan para penyuluh pertanian. Saya mengapresiasi misi mulia Anda, terutama dengan bantuan Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang telah menjadi motor penggerak dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo menekankan pentingnya kolaborasi antara Kementerian Pertanian, TNI, dan Polri untuk mencapai target swasembada pangan dalam tiga hingga empat tahun ke depan. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam Rapat Koordinasi Pembinaan SDM Polri 2024, juga menyampaikan dukungannya terhadap peran aktif Polri dalam program ketahanan pangan.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa Polri, melalui Bhabinkamtibmas, telah berperan besar dalam mendukung program ketahanan pangan. Dalam upayanya, Kementerian Pertanian bersama Polri akan menggerakkan 50.000 anak muda untuk dilatih di bidang pertanian.
“Kami butuh 50.000 anak muda untuk dilatih oleh Kementerian Pertanian. Kolaborasi di lapangan menjadi sangat penting agar program ketahanan pangan ini sukses,” ujar Andi Amran.
Peran penting ini juga disambut baik oleh Asisten Kapolri Bidang SDM, Irjen Pol Dedi Prasetyo, yang menyatakan Polri siap mendukung arah kebijakan Presiden Prabowo. Salah satu langkah yang diambil adalah rekrutmen Bhabinkamtibmas khusus lulusan SMK Pertanian untuk memastikan personel Polri memiliki kompetensi di bidang pertanian.
Sinergi antara TNI-Polri dan Kementerian Pertanian menjadi faktor penting dalam mencapai swasembada pangan. Polda Banten, misalnya, melalui program “Poliran” (Polisi Peduli Pengangguran), turut ambil bagian dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Kapolda Banten, Irjen Pol Suyudi Ario Seto, mengungkapkan bahwa Polda Banten telah melibatkan masyarakat dalam program ini untuk meningkatkan ketersediaan pangan di wilayah Banten.
Kementerian Pertanian memberikan dukungan penuh terhadap program Poliran, termasuk bantuan alat mesin pertanian seperti Combine Harvester, Handtractor, serta ribuan kilogram benih jagung dan cabai.
Dukungan ini memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan Polri dalam menciptakan ketahanan pangan di daerah-daerah strategis.
Kerjasama ini merupakan salah satu implementasi dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Polri dan Kementerian Pertanian yang ditandatangani pada bulan April 2024. MoU ini mencakup pertukaran informasi, bantuan pengamanan, hingga dukungan satuan tugas pangan Polri dalam pembangunan pertanian.
Dengan semangat kolaborasi, pemerintah optimis bahwa Indonesia dapat mencapai swasembada pangan dalam beberapa tahun mendatang. Aksi nyata di lapangan dari berbagai pihak menjadi kunci utama dalam mewujudkan ketahanan pangan sebagai salah satu pilar kedaulatan bangsa.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
