BB — Dalam era baru pendidikan Indonesia, kepemimpinan Dr. Abdul Mu’ti sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah membawa kabar baik bagi guru. 

Akademisi dan tokoh Muhammadiyah ini mengambil langkah besar dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, khususnya dalam hal tunjangan sertifikasi guru. 

Ini merupakan angin segar bagi para guru profesional yang selama ini mengharapkan peningkatan kesejahteraan dan kualitas pendidikan yang lebih baik.

Sejak dilantik, Dr. Abdul Mu’ti berkomitmen memperbaiki berbagai aspek di bidang pendidikan. Beliau mengungkapkan bahwa salah satu prioritasnya adalah meningkatkan layanan pendidikan, sarana dan prasarana, serta kualitas guru.

“Kami ingin memastikan bahwa kesejahteraan guru menjadi perhatian utama dalam kebijakan pendidikan,” ujar Abdul Mu’ti dalam wawancara terbaru pada Kamis 31 Oktober 2024

Salah satu langkah konkret yang diambil adalah percepatan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG). Saat ini, TPG Triwulan III tahun 2024 sudah mulai dicairkan, sesuai dengan Permendikbudristek Nomor 45 Tahun 2023. Pencairan ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi guru dalam menjalankan tugasnya.

Pemerintah, melalui Kementerian Pendidikan, juga telah menyiapkan anggaran untuk meningkatkan gaji dan tunjangan sertifikasi guru pada tahun 2025.

Besaran tunjangan ini mengacu pada gaji pokok PNS dan PPPK yang diatur dalam PP Nomor 5 Tahun 2024 dan Perpres Nomor 11 Tahun 2024. Dengan adanya rencana kenaikan gaji, tunjangan sertifikasi guru dipastikan akan mengalami peningkatan.

Namun, meskipun kenaikan gaji besar kemungkinan belum bisa direalisasikan pada tahun 2024, Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025 telah mengalokasikan dana untuk kebutuhan ini. 

Presiden Prabowo Subianto sendiri akan mengumumkan kenaikan gaji bagi pegawai ASN, termasuk guru, sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan apresiasi dan mendukung kesejahteraan guru.

Kesejahteraan guru merupakan salah satu pilar penting dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas. Dengan kebijakan baru yang dipimpin oleh Dr. Abdul Mu’ti, diharapkan kesejahteraan guru akan meningkat, yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Dengan dukungan penuh dari pemerintah, kami optimis bahwa kesejahteraan guru dapat mendorong kualitas pendidikan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa,” tambah Mu’ti.

Kebijakan baru ini disambut baik oleh kalangan guru dan para praktisi pendidikan. Mereka berharap perubahan ini dapat berlanjut dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi dunia pendidikan di Indonesia.

Di bawah kepemimpinan Abdul Mu’ti, era baru pendidikan Indonesia terlihat semakin cerah. Peningkatan kesejahteraan guru dan pengembangan infrastruktur pendidikan menunjukkan komitmen pemerintah dalam menciptakan generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.