BB – Bupati Kupang, Yosef Lede, memberikan kritik keras terhadap kebijakan yang diterapkan di Puskesmas Tarus, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, terkait dengan masalah pembayaran dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK).

Dalam penilaiannya, Bupati Yosef Lede menyoroti ketidakjelasan pembayaran dana tersebut yang seharusnya digunakan untuk jasa medis tenaga kesehatan, namun sampai saat ini belum terealisasi dengan baik.

Masalah ini muncul setelah tenaga kesehatan di Puskesmas Tarus mengeluhkan pembayaran hak mereka yang tertunda. Beberapa tenaga medis bahkan mengaku dipindahkan ke Puskesmas Pembantu (Pustu) oleh Kepala Puskesmas Tarus, Marsela Mesneno

Sebagai respons terhadap keluhan mereka. Yosef Lede pun menegaskan bahwa ini adalah persoalan yang harus segera diselesaikan.

“Saya minta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang untuk segera menuntaskan persoalan ini. Jangan diam saja dan biarkan begitu saja. Kepala Dinas harus bertanggung jawab untuk memastikan dana BOK digunakan sesuai dengan aturan, untuk jasa medis,” ungkap Bupati Yosef Lede, usai mengikuti penetapan di DPRD Kabupaten Kupang, Kamis (16/01/2025).

Bupati Kupang sangat menyesalkan ketidakjelasan ini, mengingat dana BOK seharusnya diprioritaskan untuk mendukung operasional medis di puskesmas dan memberikan insentif kepada tenaga kesehatan yang bekerja di garis depan. Ia menekankan bahwa dana tersebut bukan untuk kebijakan lain, tetapi harus sesuai dengan peruntukannya.

“Jika dana ini diperuntukkan bagi jasa medis, maka harus segera direalisasikan tanpa adanya hambatan. Ini bukan masalah yang bisa dibiarkan begitu saja. Kepala Dinas Kesehatan jangan main-main dengan masalah ini,” tegasnya.

Bupati Yosef Lede juga mengingatkan agar pihak pemerintah daerah, khususnya Dinas Kesehatan, tidak mengabaikan keluhan yang ada, dan segera menyelesaikan masalah ini.

Bupati berharap agar pihak terkait dapat memberikan penjelasan yang jelas dan memastikan bahwa hak-hak tenaga medis di Puskesmas Tarus segera dipenuhi.

“Kami ingin semua pihak yang terlibat untuk bekerja lebih profesional, jangan sampai tenaga medis yang berjuang di lapangan justru terabaikan. Pemerintah harus hadir untuk memastikan masalah ini selesai dengan baik,” kata Bupati Kupang.

Masalah pembayaran dana BOK ini mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Bupati Kupang mengingatkan bahwa kasus ini tidak hanya berdampak pada tenaga kesehatan, tetapi juga pada pelayanan kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Ia berharap agar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan permasalahan ini dan memberikan solusi yang terbaik bagi tenaga medis di Puskesmas Tarus.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.