BB — Di tengah padatnya agenda pemerintahan, Bupati Kupang, Yosef Lede menunjukkan komitmennya terhadap pembinaan generasi muda dengan menghadiri langsung kegiatan Jambore Pelayanan Anak Remaja dan Taruna (PART) Klasis Fatuleu Teritori 2 dan 3 yang diselenggarakan di Gereja Sonhalan Oelbeba, Desa Oebola, Kecamatan Fatuleu.
Acara yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi momentum penting dalam pembentukan karakter dan peningkatan iman anak-anak serta remaja GMIT di wilayah tersebut.
Dalam kunjungannya, Bupati Lede tidak hanya memberikan arahan singkat, tetapi juga menyempatkan diri untuk meninjau berbagai stan pameran hasil karya kreatif anak-anak peserta Jambore, termasuk kelas tarian, musik, dan seni suara.
Dalam sambutannya, Bupati Lede menegaskan bahwa Jambore PART merupakan agenda strategis yang harus terus didukung, karena peran vitalnya dalam menanamkan nilai-nilai iman, kedisiplinan, dan kreativitas sejak usia dini.
“Meskipun aktivitas pemerintahan cukup padat, saya merasa penting untuk hadir di sini. Kehadiran saya adalah bentuk dukungan moral dan nyata agar kegiatan seperti ini berjalan dengan lancar, serta menjadi lahan subur bagi tumbuhnya generasi muda yang mengenal Tuhan dan hidup dalam ketaatan,” ujar Bupati Lede di hadapan peserta dan para pelayan PART.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang akan terus memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan-kegiatan serupa, tidak hanya dalam lingkup GMIT, tetapi juga terbuka untuk semua pemeluk agama lainnya.
Tujuannya adalah agar setiap komunitas keagamaan turut aktif mencetak tunas-tunas muda yang berkualitas dan memiliki semangat kebangsaan yang tinggi.
“Saya berterima kasih kepada GMIT yang secara konsisten menyelenggarakan kegiatan ini. Saya berharap selama tiga hari pelaksanaan, anak-anak kita mendapat pembinaan yang bermanfaat, tidak hanya bagi Gereja, tetapi juga bagi masyarakat dan bangsa,” tambahnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, antara lain Plt. Asisten I Sekda Kabupaten Kupang Marthen Rahakbauw, empat anggota DPRD Kabupaten Kupang yakni Benediktus Humau, Yusuf Tanu, Absalom Bui, dan David Daud, serta Ketua Majelis Klasis Fatuleu Pendeta Merits Nenoliu. Hadir pula Pastor Stasi Santo Bernadus Oelbeba Romo Gusty, para pendeta se-Klasis Fatuleu Teritori 2 dan 3, serta para pelayan PART.
Kehadiran jajaran pemangku kepentingan dalam kegiatan ini mencerminkan sinergi antara gereja, pemerintah, dan masyarakat dalam upaya membina generasi muda yang beriman, kreatif, dan berdaya saing tinggi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
