KUPANG, BBC – Sebanyak 28 peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari empat lembaga PAUD di Desa Tolnaku, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, resmi diwisuda dalam sebuah prosesi pelepasan dan perpisahan yang berlangsung penuh sukacita pada Selasa, 30 Juni 2026.

Empat lembaga PAUD yang berkolaborasi dalam kegiatan tersebut yakni PAUD Nifuhonis, PAUD Sesawi, PAUD Melang Haliel dan satuan PAUD lainnya di Desa Tolnaku.

Kegiatan diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin oleh Pendeta Jublina Rafael dari Jemaat GMIT Baitesda Nekon sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan dalam proses pendidikan anak-anak selama menempuh jenjang PAUD.

Mengusung tema “Siapkan Anak Hebat, Cerdaskan dan Berakhlak Menuju Indonesia Emas,” kegiatan tersebut menjadi momentum penting yang menandai keberhasilan anak-anak menyelesaikan pendidikan usia dini sekaligus mempersiapkan mereka memasuki jenjang pendidikan dasar.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Fatuleu, Andi Ida Setyawati Rohi, yang turut memberikan sambutan sekaligus memindahkan tali toga kepada 28 anak sebagai simbol kelulusan mereka dari jenjang PAUD.

Dalam sambutannya, Camat Fatuleu menyampaikan bahwa wisuda PAUD bukan sekadar seremoni, melainkan simbol awal perjalanan panjang anak-anak dalam menempuh pendidikan dan membangun karakter sebagai generasi penerus bangsa.

Menurutnya, anak-anak mungkin belum sepenuhnya memahami makna toga yang mereka kenakan. Namun, bagi orang tua, guru dan masyarakat, momen tersebut merupakan tonggak penting yang menandai kesiapan mereka memasuki fase pendidikan berikutnya.

“PAUD merupakan jenjang pendidikan yang sangat menentukan pembentukan karakter anak. Pada masa inilah mereka belajar bersosialisasi, berteman dengan baik, menghargai sesama, mengucapkan syukur, belajar disiplin dan mulai mengenal nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi bekal di masa depan,” ujarnya.

Ia memberikan apresiasi kepada seluruh guru PAUD yang telah mengabdikan waktu, tenaga dan kasih sayang dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak-anak hingga mencapai tahap kelulusan.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan usia dini tidak dapat dilepaskan dari dedikasi para pendidik yang dengan penuh kesabaran membimbing anak-anak mengenal dunia belajar melalui pendekatan yang menyenangkan, kreatif dan humanis.

Namun demikian, Andi Ida Setyawati Rohi menegaskan bahwa tanggung jawab utama dalam membentuk karakter anak tetap berada di lingkungan keluarga.

Ia mengingatkan bahwa rumah merupakan sekolah pertama dan orang tua adalah guru pertama bagi setiap anak. Nilai-nilai yang ditanamkan dalam keluarga akan tercermin dalam perilaku anak ketika berada di sekolah maupun di tengah masyarakat.

“Sehebat apa pun lembaga pendidikan, pembentukan karakter tetap berawal dari keluarga. Anak belajar dari apa yang mereka lihat setiap hari. Cara orang tua berbicara, bersikap, menghormati orang lain, serta menyelesaikan persoalan akan menjadi teladan yang secara alami ditiru oleh anak-anak,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh orang tua agar terus membangun komunikasi yang baik dengan anak, memberikan kasih sayang, perhatian dan pendampingan secara berkelanjutan sehingga proses pendidikan berjalan secara utuh antara keluarga, sekolah dan masyarakat.

Menurutnya, sinergi ketiga unsur tersebut merupakan fondasi utama dalam melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, serta mampu menghadapi berbagai tantangan pada masa mendatang.

Ia juga menekankan bahwa anak-anak yang diwisuda hari ini merupakan calon pemimpin Kabupaten Kupang dan Indonesia di masa depan. Oleh karena itu, investasi terbaik yang dapat diberikan kepada mereka adalah pendidikan yang berkualitas serta pembinaan karakter sejak usia dini.

Prosesi pemindahan tali toga yang dilakukan Camat Fatuleu menjadi simbol harapan agar seluruh peserta didik terus bertumbuh menjadi pribadi yang cerdas, beriman, berakhlak mulia, serta memiliki semangat belajar sepanjang hayat.

Kegiatan pelepasan tersebut berlangsung dalam suasana penuh haru dan kebanggaan. Orang tua, guru, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan bersama-sama menyaksikan langkah awal perjalanan pendidikan anak-anak yang diharapkan kelak mampu menjadi generasi penerus yang membawa kemajuan bagi Desa Tolnaku, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, serta berkontribusi nyata dalam mewujudkan visi Indonesia Emas melalui sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter dan berdaya saing.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.