BB – Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT semakin memanas. Salah satu pasangan calon, Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu (Paket SIAGA), kembali menjadi sasaran kampanye hitam.
Kali ini, publik dikejutkan dengan baliho provokatif yang menyudutkan pasangan ini. Namun, siapa sosok misterius di balik pemasangan baliho tersebut?
Baliho yang memuat pesan menyudutkan ini ditemukan tersebar di sepanjang jalan Timor Raya, memuat tulisan yang dinilai mampu merusak citra dan elektabilitas Paket SIAGA.
Informasi ini segera direspons oleh tim hukum dan media pasangan tersebut yang langsung melakukan penelusuran.

Penelusuran tim media membawa mereka ke sebuah percetakan di Kupang, tepatnya di Jalan Soeharto, Naikoten 1. Di sana, seorang karyawan bernama Yanti Taopan mengungkapkan fakta mengejutkan.
“Iya benar, ada seorang bernama Allen datang mencetak baliho paket SIAGA sebanyak 30 lembar pada tanggal 14 November 2024,” ungkap Yanti saat diwawancarai pada Rabu, 20 November 2024.
Yanti juga menyebutkan bahwa Allen telah beberapa kali mencetak baliho di tempatnya bekerja, namun biasanya untuk pasangan lain, bukan Paket SIAGA.
“Biasanya dia pesan baliho Ansy Jane, tapi kali ini dia pesan baliho SIAGA. Saya heran,” tambahnya.
Tim hukum Paket SIAGA, Anthonius Ali, mengecam tindakan kampanye hitam ini dan menyebutnya sebagai langkah pengecut dari pihak lawan politik.
“Ini adalah tindakan yang sangat tidak bermoral dan pengecut. Black campaign seperti ini tidak dapat ditoleransi,” tegas Anthonius.
Tim hukum kini berfokus mengusut lebih dalam identitas Allen serta kemungkinan pihak lain yang terlibat. Langkah ini dilakukan guna memastikan integritas proses pemilu tetap terjaga.
Berita ini telah menarik perhatian publik, terutama di kalangan pendukung Paket SIAGA. Banyak yang mengecam aksi kampanye hitam ini sebagai bentuk politik kotor yang harus dihentikan.
Dengan adanya bukti kuat berupa transaksi percetakan senilai Rp5.400.000 untuk mencetak 30 baliho, tim hukum Paket SIAGA siap membawa kasus ini ke ranah hukum.
Dengan semakin dekatnya hari pemungutan suara, berbagai taktik kotor seperti kampanye hitam dikhawatirkan akan terus muncul.
Namun, tim Paket SIAGA menegaskan bahwa mereka akan tetap fokus pada kampanye positif dan memberikan solusi nyata bagi masyarakat NTT.
Apakah Allen hanyalah pelaksana lapangan, atau ada dalang besar di balik semua ini? Hanya waktu yang akan menjawab. Publik NTT menanti kejelasan kasus ini untuk memastikan pemilu yang bersih dan adil.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
