BB – Pemerintah Kabupaten Kupang terus berkomitmen untuk meningkatkan produksi pertanian sebagai bagian dari upaya mensejahterakan petani dan mendukung program swasembada pangan nasional.
Dalam Rapat Kerja Swasembada Pangan yang digelar di Kementerian Pertanian RI, Pj. Bupati Kupang, Alexon Lumba, bersama Bupati Kupang terpilih 2025 – 2030, Yosef Lede, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam memajukan sektor pertanian.
Dalam pertemuan yang dipimpin oleh Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman, dibahas berbagai langkah strategis untuk memperkuat sektor pertanian di Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kabupaten Kupang. Beberapa strategi utama yang akan diterapkan meliputi:
Kabupaten Kupang memiliki potensi lahan pertanian yang luas, tetapi masih banyak yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Dengan dukungan dari Kementerian Pertanian, pemerintah daerah akan melakukan pendataan dan pengelolaan lahan agar dapat digunakan secara produktif untuk tanaman pangan utama seperti padi, jagung, dan hortikultura.

Salah satu kendala utama dalam produksi pertanian di Kabupaten Kupang adalah terbatasnya sarana dan prasarana seperti irigasi, jalan tani, serta alat dan mesin pertanian. Pj. Bupati Kupang, Alexon Lumba, meminta perhatian khusus dari pemerintah pusat untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak dan meningkatkan akses petani terhadap teknologi pertanian modern.
Keberhasilan swasembada pangan tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada pemberdayaan petani. Oleh karena itu, pemerintah Kabupaten Kupang akan memperkuat pelatihan dan pendampingan bagi petani agar mereka mampu mengadopsi teknologi pertanian terbaru, sistem irigasi yang efisien, serta manajemen hasil panen yang lebih baik.
Selain produksi, tantangan lain yang dihadapi petani adalah akses terhadap modal usaha dan pasar. Pemerintah daerah akan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk bank dan koperasi pertanian, untuk memberikan dukungan finansial bagi petani. Selain itu, akan dikembangkan jalur distribusi hasil pertanian yang lebih luas, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman, menyambut baik komitmen Kabupaten Kupang dalam meningkatkan produksi pertanian. Ia menegaskan bahwa Kementan siap memberikan dukungan penuh dalam bentuk sarana dan prasarana, serta mendorong program-program inovatif yang dapat membantu petani lebih produktif dan sejahtera.
“NTT memiliki potensi besar di sektor pertanian. Jika dikelola dengan baik, bukan hanya produksi yang meningkat, tetapi juga kesejahteraan petani bisa meningkat signifikan,” ujar Amran.
Dengan penerapan strategi yang tepat, Kabupaten Kupang optimis dapat menjadi salah satu sentra pertanian utama di NTT. Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, serta peran aktif masyarakat tani, akan menjadi kunci dalam mencapai kemandirian pangan dan meningkatkan taraf hidup petani.
Langkah nyata yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Kupang menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Dengan dukungan penuh dari Kementerian Pertanian, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Kupang semakin maju dan mampu memberikan kontribusi besar bagi perekonomian daerah dan nasional.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
