BB — Wakil Bupati Kupang, Aurum Obe Titu Eki menegaskan bahwa investasi paling strategis bagi masa depan Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah penguatan pendidikan anak usia dini (PAUD).

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Daerah PP-PAUD Provinsi NTT yang digelar di Labuan Bajo, Manggarai Barat, sejak Kamis, 10 Juli hingga Sabtu, 12 Juli 2025.

Rakerda PP-PAUD NTT 2025 dihadiri oleh para pengurus daerah dari seluruh kabupaten/kota, dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Kosmas D. Lana.

Kegiatan Rakerda tahun ini mengusung tema: “Bergerak Bersama PP-PAUD yang Tangguh Mewujudkan Anak Nusa Tenggara Timur Hebat.” Tema tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk menata arah kebijakan PAUD secara kolaboratif, terukur, dan berorientasi pada mutu.

“Membangun NTT tidak bisa dimulai dari atas, tapi dari akar. Dan akar pembangunan itu adalah anak usia dini yang sehat, cerdas, dan tangguh,” ujar Aurum Titu Eki dalam wawancara

Menurutnya, tantangan global dan kemajuan zaman tidak bisa dihadapi tanpa sumber daya manusia (SDM) yang kuat sejak dini. Oleh karena itu, Pemkab Kupang mendukung penuh upaya sinergi lintas sektor dalam memperkuat fondasi pendidikan anak usia dini di seluruh wilayah NTT.

Wakil Bupati Kupang menilai Rakerda ini bukan hanya forum pertemuan biasa, tetapi merupakan ruang strategis untuk merumuskan arah dan tujuan jangka panjang PAUD di NTT.

“Ini saatnya kita bergerak bersama, bukan hanya demi program, tapi demi masa depan generasi NTT yang unggul, mandiri dan berdaya saing,” tegas Aurum.

Dengan pendekatan yang berbasis data, Aurum Titu Eki mendorong agar setiap kebijakan PAUD memperhatikan aspek gizi, kesehatan, psikososial, dan pembelajaran yang sesuai dengan karakter lokal NTT. Ia menyebut bahwa daerah dengan tingkat perhatian tinggi terhadap PAUD akan memiliki SDM yang lebih siap bersaing dalam jangka panjang.

Pemerintah Kabupaten Kupang sendiri saat ini tengah memprioritaskan peningkatan kualitas layanan PAUD, pelatihan tenaga pendidik, serta integrasi program PAUD dengan layanan dasar lainnya seperti posyandu dan Bina Keluarga Balita (BKB).

Melalui Rakerda ini, Wakil Bupati Kupang mengajak seluruh stakeholder untuk melihat PAUD sebagai investasi jangka panjang, bukan beban anggaran.

Ia berharap hasil Rakerda akan menjadi pijakan untuk kolaborasi lintas sektor yang lebih kuat dan berdampak nyata di lapangan.

“Kalau kita ingin NTT maju, maka bangunlah anak-anaknya sejak usia dini. Itulah investasi terbaik kita.”

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.