BB — Kerja keras dan komitmen pelayanan publik yang dijalankan Bupati Kupang, Yosef Lede, S.H., membuahkan hasil membanggakan.
Dalam kurun waktu 100 hari pertama masa kepemimpinannya, Yosef Lede sukses menarik perhatian nasional dan diganjar penghargaan prestisius “Best Figure Regent 2025” dari The ONE Magazine, dalam ajang Indonesia Future Figure Awards 2025.
Penghargaan tersebut diumumkan melalui surat resmi bernomor 932/TOM/V/2025, yang menyatakan bahwa penilaian dilakukan secara kualitatif, berdasarkan terobosan program dan dampak konkret yang dirasakan masyarakat.
Yosef Lede menjadi salah satu kepala daerah terpilih yang dinilai memiliki visi progresif dan kepekaan tinggi terhadap kebutuhan publik.
Berbagai program unggulan seperti sekolah gratis, layanan kesehatan tanpa biaya, hingga revitalisasi koperasi Merah Putih menjadi pondasi utama penilaian.
Selain itu, keberhasilan Yosef Lede dalam menjalankan prinsip Madani Berbasis Gotong Royong (MBG) turut diapresiasi sebagai model tata kelola partisipatif yang potensial diterapkan di daerah lain.
“Penghargaan ini bukan tentang saya secara pribadi, tapi tentang kepercayaan masyarakat dan kerja bersama seluruh elemen di Kabupaten Kupang,” ujar Yosef Lede dalam keterangan tertulis.
The ONE Magazine melalui pendirinya, Soesatyo Negoro, M.M., menyebut penghargaan ini diberikan kepada tokoh-tokoh yang membangun daerahnya dengan integritas dan pelayanan terbaik.
Menurutnya, kepemimpinan yang berakar pada realitas lokal namun bertumbuh dengan gagasan transformatif adalah kunci menghadapi tantangan pembangunan masa depan.
“Yosef Lede membuktikan bahwa 100 hari bukan hanya simbolik, melainkan momentum nyata untuk membangun kepercayaan dan menciptakan perubahan,” ujar Soesatyo.
Yosef Lede dijadwalkan hadir menerima penghargaan tersebut dalam seremoni resmi Indonesia Future Figure Awards 2025, yang akan digelar di Swiss-Belhotel Rainforest, Kuta – Bali, Jumat, 27 Juni 2025 pukul 19.00 WITA.
Acara ini akan mempertemukan para kepala daerah, tokoh muda, dan penggerak inovasi dari seluruh penjuru Indonesia.
Dengan capaian ini, Kabupaten Kupang tak hanya dikenal sebagai daerah di ujung Timur Indonesia, tetapi kini tampil sebagai simbol harapan baru dalam praktik pemerintahan yang pro-rakyat, inklusif, dan terukur.
“Kami sedang membangun bukan hanya infrastruktur, tetapi juga kepercayaan, keadilan sosial, dan masa depan bersama,” tutup Yosef dalam refleksinya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
