BB – Pasar Baun yang terletak di Kelurahan Teunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, menjadi sorotan publik setelah digelarnya aksi Jumat Bersih yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Aksi ini menjadi langkah awal dalam upaya menciptakan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi semua.
Permasalahan utama yang selama ini dihadapi adalah minimnya tempat sampah dan kebiasaan membuang sampah sembarangan oleh pedagang maupun pembeli.
Sampah organik dan non-organik berserakan di sekitar pasar, menciptakan lingkungan yang tidak layak untuk aktivitas jual beli.

Menanggapi kondisi tersebut, Karang Taruna Uim Nima Kelurahan Teunbaun bersama UPTD SMP Negeri 2 Amarasi Barat berinisiatif mengadakan gerakan bersih pasar.
Aksi ini didukung penuh oleh Pemerintah Kecamatan Amarasi Barat, Puskesmas Baun, Babinkamtibmas Polsek Amarasi, PLN Baun, serta masyarakat setempat.
“Kami butuh dukungan nyata berupa penyediaan tempat sampah skala kecil (mini), agar pengelolaan sampah di pasar lebih mudah dan teratur. Karang Taruna siap terlibat aktif dalam pengelolaan Pasar Baun,” ujar Alfes Lopo, Ketua Karang Taruna Teunbaun.
Sekretaris Camat Amarasi Barat, Yeri Otemusu, mengapresiasi gerakan ini dan berharap kegiatan serupa dapat menjadi rutinitas.
“Pasar Baun adalah wajah dari Amarasi Barat. Kalau kita mau berubah, semua pihak harus bergandengan tangan. Saya rekomendasikan Karang Taruna untuk dilibatkan dalam pengelolaan pasar ke depan,” katanya.
Sementara itu, Kepala UPTD SMP Negeri 2 Amarasi Barat, Joni Lopobois, menyampaikan bahwa keterlibatan siswa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter.
“Kami ingin tanamkan budaya hidup bersih sejak dini. Kami siap mendukung kegiatan gotong royong di pasar, apalagi ini juga bagian dari persiapan menyambut Liga Pelajar tingkat SMP se-Amarasi Barat bulan Juni nanti,” jelasnya.
Bhabinkamtibmas Polsek Amarasi, Aipda Apri Pasu, menekankan pentingnya kebersihan pasar sebagai ruang publik.
“Pasar adalah tempat vital bagi masyarakat. Kalau tidak dijaga kebersihannya, maka kenyamanan dan kesehatan masyarakat ikut terancam,” tuturnya.
Lurah Teunbaun, Jemmy Olla, berharap aksi ini menjadi momentum awal untuk meningkatkan kesadaran kolektif warga.
“Dengan peningkatan pengelolaan sampah dan kesadaran masyarakat, kami optimis Pasar Baun akan menjadi lebih bersih, sehat, dan layak sebagai pusat ekonomi lokal,” ujarnya.
Aksi Jumat Bersih ini bukan sekadar bersih-bersih biasa. Ia membawa pesan kuat bahwa perubahan lingkungan dimulai dari partisipasi semua pihak. Pasar Baun butuh kita – dan inilah saatnya bertindak.
Jika kamu ingin menambahkan kutipan tambahan, data pendukung, atau infografis, aku siap bantu lanjutkan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
