BB – Menteri Pertanian (Mentan) RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P, bersama Pj. Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P, M.P, serta Gubernur NTT Terpilih, Apt. Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si, menggelar pertemuan strategis untuk membahas pembangunan sektor pertanian di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Pusat Kementerian Pertanian ini, turut hadir unsur Forkopimda Provinsi NTT, Pj. Bupati/Walikota, serta para Bupati/Walikota terpilih se-NTT. Fokus utama pembahasan adalah pengentasan kemiskinan melalui pertanian dan percepatan swasembada pangan di NTT.

Mentan Amran menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran krusial dalam menggerakkan ekonomi NTT. Dengan 85% wilayahnya didominasi oleh sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, NTT memiliki potensi besar untuk berkembang.

“Saya melihat ada cahaya dari NTT, ada getaran dan harapan besar di sana. Jika pertanian bergerak, maka seluruh sektor ekonomi akan ikut bergetar. Dengan kerja sama yang solid, kita bisa menekan tingkat kemiskinan hingga di bawah 10% dalam beberapa tahun ke depan,” ujar Mentan Amran.

Pemerintah menargetkan pengolahan 188 ribu hektare lahan pertanian dengan dukungan perbaikan irigasi, pompanisasi, modernisasi alat pertanian, serta penyiapan sarana dan prasarana produksi.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur NTT Terpilih, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan dukungannya terhadap program pembangunan pertanian di NTT.

IMG 20250206 WA0059

“Kami akan berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian untuk memastikan sektor pertanian menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi di NTT. Dengan pendekatan berbasis teknologi, pertanian kita akan semakin maju dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa swasembada pangan di NTT meliputi beras, jagung, daging, dan garam, dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat.

Sementara itu, Pj. Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto,menyampaikan bahwa pembangunan pertanian di NTT harus didukung dengan infrastruktur yang memadai, seperti bendungan strategis, saluran irigasi, serta sistem pertanian modern.

“Kami telah menyepakati langkah konkret bersama Mentan untuk mengakselerasi pembangunan pertanian, termasuk pemetaan potensi lahan basah dan kering, serta investasi dalam proyek strategis nasional,” terang Andriko.

IMG 20250206 WA0065

Melalui sinergi antara Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, serta dukungan TNI/Polri, percepatan pembangunan sektor pertanian di NTT diharapkan dapat menjadi solusi nyata dalam mengurangi angka kemiskinan, menekan stunting, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan dukungan penuh dari Mentan Amran, kepemimpinan Pj. Gubernur Andriko, dan komitmen Gubernur Terpilih Melki Laka Lena, NTT kini bersiap memasuki era baru di mana pertanian menjadi kekuatan utama dalam membangun daerah dan meningkatkan taraf hidup masyarakatnya.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.