BB – Mantan Bupati Kupang dua periode sekaligus politisi senior Nusa Tenggara Timur (NTT), Ibrahim Agustinus Medah, membuat langkah mengejutkan menjelang detik-detik akhir masa kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT 2024.
Ia secara resmi menyatakan dukungannya kepada pasangan calon Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu (Paket SIAGA).
Deklarasi tersebut dilakukan pada Sabtu, 23 November 2024, di Sekretariat Tim Relawan Keluarga (Trekel) Paket SIAGA. Pernyataan ini menarik perhatian publik, mengingat sebelumnya Iban Medah disebut mendukung pasangan calon nomor urut 2, Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johni Asadoma.
Dalam keterangannya, Iban Medah menyebut bahwa Paket SIAGA memiliki komitmen kuat untuk mengabdi kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa keputusan mendukung Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu adalah demi memilih pemimpin yang dianggapnya memiliki jiwa pengabdian.
“Melki datang minta doa, saya doakan dia. Tetapi soal memilih, saya pilih SIAGA. Saya ingin pilih orang yang memiliki jiwa mengabdi,”tegas Iban Medah.
Ia menambahkan bahwa kemenangan atau kekalahan tidak mengubah pendiriannya untuk memilih SPK pada tanggal 27 November 2024.
“Kalau kita tidak pilih SPK berarti kita tidak sayang masyarakat, karena SPK memiliki jiwa mengabdi, makanya rela meninggalkan semua jabatan untuk pulang,”ungkapnya.
Pernyataan Iban Medah ini menjadi sorotan, terutama karena disampaikan di tengah kampanye akbar pasangan Melki Laka Lena-Johni Asadoma di Lapangan Sitarda, Kupang. Dukungan kepada Paket SIAGA dinilai sebagai langkah strategis yang menunjukkan ketegasan sikapnya untuk memilih pemimpin yang benar-benar peduli pada rakyat NTT.
Pilgub NTT 2024 kini semakin memanas dengan langkah Iban Medah yang dinilai mengubah peta dukungan politik di detik-detik terakhir. Pasangan nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu, diharapkan mampu memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat elektabilitas menjelang hari pemungutan suara.
Sementara itu, pasangan Melki Laka Lena-Johni Asadoma tetap optimistis dengan basis dukungan mereka, meski dinamika politik di lapangan terus berubah.
Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024. Siapakah yang akan memimpin NTT lima tahun ke depan? Mari kita tunggu hasilnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
