BB – Suasana kampanye akbar Paket Gemoy yang digelar di Lapangan Korkoro, Kelurahan Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, pada Minggu (17/11/2024) sore berubah panas akibat ulah Rudolf Amtiran, anggota tim Paket Korsa. 

Insiden ini menarik perhatian massa dan aparat yang bertugas, menciptakan ketegangan di tengah acara damai tersebut.  

Rudolf Amtiran, yang hadir di lokasi tIMG 20241118 WA0003anpa undangan, tiba-tiba menghampiri kerumunan massa pendukung Paket Gemoy. 

 

Dengan nada tinggi, ia menunjuk-nunjuk ke arah simpatisan dan calon Bupati Kupang, Yosef Lede, sambil melontarkan pertanyaan kepada panitia.

“Siapa yang bertanggung jawab untuk kegiatan ini? Kalau bisa, stop ini kegiatan,” teriaknya dengan suara lantang.  

Upaya persekusi ini segera diantisipasi oleh pengawal pribadi Yosef Lede yang menghalau Rudolf keluar dari area kampanye. 

Namun, di luar tenda, situasi semakin memanas. Rudolf berusaha melawan aparat keamanan yang mengamankannya. 

Ia bahkan sempat mengeluarkan kata-kata kasar kepada pengawal pribadi calon Bupati.  

“Kamu siapa? Kamu pikir saya takut dengan polisi?” bentaknya sambil memukul punggung pengawal pribadi tersebut.  

Tak berhenti di situ, Rudolf kembali masuk ke area kampanye melalui sisi utara lapangan. Ia mencoba mengacaukan suasana dengan merekam kegiatan kampanye menggunakan ponselnya.  

Meski demikian, calon Bupati Kupang, Yosef Lede, menunjukkan sikap tenang dan bijak dalam menghadapi situasi tersebut.

Dengan menggunakan mikrofon, Yosef Lede menghimbau massa pendukungnya untuk tidak terprovokasi.  

“Bapa mama jangan terpancing, kita lanjut saja. Ada aparat yang sudah bertugas menangani hal tersebut. Ini kampanye resmi, ada surat izin resmi dari Polres Kupang,” ujar Yosef menenangkan massa.  

Aparat keamanan yang berada di lokasi berhasil mengamankan situasi dan mencegah kericuhan lebih lanjut.

Kampanye tetap dilanjutkan dengan tertib, meskipun insiden ini meninggalkan kesan buruk akibat tindakan tidak terpuji Rudolf Amtiran.  

Insiden ini menjadi sorotan publik dan menjadi bukti pentingnya menjaga etika dan kedewasaan dalam berdemokrasi. 

Masyarakat Kabupaten Kupang diimbau untuk tetap fokus pada visi-misi para calon pemimpin yang akan membawa perubahan, bukan pada provokasi yang merusak suasana.  

 

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.