Kupang, BBC — Wakil Bupati Kupang, Aurum Obe  Titu Eki, secara resmi membuka kegiatan Jambore V Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kupang, yang diselenggarakan di Bumi Perkemahan SMP Negeri 4 Fatuleu dan SD Inpres Oelamasi, Desa Kuimasi, Kecamatan Fatuleu.

Kegiatan ini menjadi bagian integral dari strategi pemerintah daerah dalam membina karakter, kepemimpinan serta jiwa kebangsaan generasi muda Kabupaten Kupang.

Kegiatan Jambore V ini diikuti oleh 530 peserta dan 96 pembina dari 20 sekolah menengah pertama (SMP) dan 3 sekolah dasar (SD), yang merepresentasikan dinamika pendidikan pramuka lintas jenjang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, termasuk anggota DPRD Kabupaten Kupang Benidiktus Humau, perwakilan Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kupang, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Fatuleu, serta tokoh-tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Aurum menegaskan bahwa Gerakan Pramuka merupakan institusi sosial dan edukatif yang strategis dalam membentuk karakter bangsa. Nilai-nilai luhur Tri Satya dan Dasa Dharma, menurutnya, merupakan pondasi penting dalam membina disiplin, kepedulian sosial serta semangat kepemimpinan di kalangan generasi muda.

“Pramuka merupakan gerakan orang-orang muda yang ingin maju dan menjadi wadah pengembangan karakter yang berdedikasi untuk bangsa. Melalui Tri Satya dan Dasa Dharma, adik-adik penggalang ditempa sebagai calon pemimpin masa depan,” ujar Aurum dengan penuh keyakinan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Kwartir Cabang Gerakan Pramuka, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahragabserta lembaga terkait lainnya, terus mendorong pelaksanaan pembinaan pramuka yang terpadu.

Pendekatan ini dilakukan melalui tiga jalur utama: bina diri, bina satuan, dan bina masyarakat, yang diselaraskan dengan kebutuhan pembangunan sumber daya manusia berbasis karakter dan nilai-nilai kebangsaan.

Wabup Aurum juga mengimbau agar seluruh peserta aktif mempersiapkan diri untuk menghadapi Jambore Daerah Tingkat Kwartir Daerah NTT serta Jambore Nasional Tahun 2026.

Dalam konteks tersebut, ia menekankan pentingnya latihan yang berkesinambungan, pembinaan mental, serta penanaman nilai integritas dan kompetensi.

IMG 20250803 WA0009

Di akhir sambutannya, Aurum Obe Titu Eki menyampaikan harapannya agar Jambore V ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi lebih sebagai ruang edukatif untuk mempererat persaudaraan, memperkuat komitmen sosial, serta mengembangkan potensi kepemimpinan peserta.

“Saya berharap panitia dapat melakukan penilaian secara adil dan objektif. Lomba bukanlah alat ukur utama dalam jambore ini. Nilai yang paling esensial adalah ikatan persaudaraan dan semangat gotong royong yang lahir dari hati gerakan pramuka Kabupaten Kupang,” tutupnya.

Melalui penyelenggaraan Jambore V Kwartir Cabang Pramuka ini, Pemerintah Kabupaten Kupang secara nyata menunjukkan komitmen terhadap penguatan karakter dan kepemimpinan generasi muda berbasis nilai-nilai kebangsaan.

Kolaborasi antara lembaga pemerintahan, satuan pendidikan dan elemen masyarakat dalam kegiatan ini mencerminkan pendekatan pendidikan yang holistik dan partisipatif. Gerakan Pramuka, sebagai bagian dari sistem pendidikan nonformal, terbukti mampu menjadi instrumen penting dalam membentuk generasi yang tangguh, inklusif dan berdaya saing, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.