BB – Program makan bergizi gratis yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto kini membawa angin segar bagi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dengan melibatkan pangan lokal, program ini bertujuan untuk menekan angka stunting dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Pj. Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto, saat meninjau pelaksanaan program di SD Katolik St. Yoseph Noelbaki, Kupang Tengah, menyatakan bahwa inisiatif ini adalah solusi yang tepat untuk mengatasi gizi buruk sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

“Bahan baku makanan bergizi harus diambil dari sumber daya lokal, seperti hasil pertanian, peternakan, dan perikanan desa. Kolaborasi ini mendukung BUMDes, koperasi, dan UMKM,” ujar Andriko Rabu 08/01/2025

Sebanyak 302 murid SD dan 25 anak PAUD menikmati makanan bergizi yang disajikan dengan higienis dan memenuhi standar gizi seimbang.

Andriko menegaskan bahwa makanan yang diberikan tidak hanya sekadar mengenyangkan, tetapi harus bebas dari pestisida dan bahan kimia berbahaya.

Program ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Badan Gizi Nasional, Dinas Kesehatan, dan mitra swasta. Tiga elemen penting—beragam, bergizi, dan aman—menjadi standar utama dalam penyusunan menu. “Pengawasan oleh tenaga ahli dan otoritas keamanan pangan sangat penting,” tambahnya.

Penjabat Bupati Kupang, Alexon Lumba, menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat akan terus diperkuat.

“Dengan memanfaatkan pangan lokal, kita tidak hanya meningkatkan kesehatan anak-anak tetapi juga mendongkrak ekonomi masyarakat melalui pembelian bahan langsung dari petani, peternak, dan nelayan,” jelasnya.

Program makan bergizi gratis ini diharapkan dapat berlanjut secara konsisten, mengurangi angka stunting, dan menciptakan generasi yang sehat dan cerdas.

Selain itu, keterlibatan aktif guru dalam memberikan edukasi gizi kepada anak-anak akan membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini.

Dengan sinergi yang solid antara pemerintah, masyarakat, dan mitra, NTT optimis menjadi pelopor dalam keberhasilan program nasional ini, menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi generasi mendatang.

 

 

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.