BB — Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) dari Arhanud 15 Semarang dan Polsek Amfoang Timur, Polres Kupang, melaksanakan patroli gabungan di perbatasan Republik Indonesia (RI) dengan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL),Selasa 22/10

Patroli ini dilaksanakan guna memperketat pengamanan di wilayah perbatasan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan digelar pada 27 November 2024 mendatang.

Patroli gabungan yang dipimpin oleh Komandan Kompi Arhanud 15 Semarang, Kapten ARH Amirudin, dan Kapolsek Amfoang Timur, Ipda Thomas M.W. Radiena, S.H., M.H., dilakukan sepanjang 2 kilometer di kawasan perbatasan, menyusuri Sungai Noel Besi yang menjadi batas alami antara Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, dengan Distrik Citrana, Oecusse, Timor Leste. 

Selain melakukan pengawasan, tim patroli juga memeriksa Border Sign Post (BSP) nomor 38 untuk memastikan kondisi penanda batas negara tetap terjaga dan tidak mengalami kerusakan.

Kapten ARH Amirudin menjelaskan bahwa kegiatan patroli ini bertujuan tidak hanya untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan, tetapi juga sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan menjelang Pilkada. 

“Keamanan di wilayah perbatasan sangat penting, terutama menjelang pesta demokrasi bulan depan. Kami ingin memastikan bahwa situasi tetap aman dan kondusif,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa patroli ini akan terus dilaksanakan secara rutin, hingga pelaksanaan Pilkada, untuk mencegah segala bentuk ancaman yang dapat mengganggu stabilitas kawasan perbatasan.

Kapolsek Amfoang Timur, Ipda Thomas Radiena, juga menekankan pentingnya kerja sama antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan di perbatasan.

“Kolaborasi antara TNI dan Polri di wilayah perbatasan merupakan langkah strategis untuk mencegah potensi gangguan keamanan. Dengan patroli gabungan ini, kami berusaha menjaga kedaulatan negara dan memastikan keamanan masyarakat di kawasan perbatasan,” ujar Ipda Thomas.

Ia juga mengingatkan bahwa pengawasan di perbatasan ini penting karena wilayah tersebut seringkali rentan terhadap potensi gangguan, terutama menjelang agenda nasional seperti Pilkada.

Patroli gabungan ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas di kawasan perbatasan RI-RDTL. Dengan pengawasan yang semakin diperketat, diharapkan situasi di wilayah perbatasan tetap terkendali hingga terselenggaranya Pilkada serentak.

Langkah antisipatif ini mendapat apresiasi dari masyarakat, yang mengharapkan keamanan tetap terjaga, tidak hanya di daerah perbatasan, tetapi juga di seluruh wilayah Indonesia selama proses demokrasi berlangsung.

Kegiatan patroli gabungan antara Satgas Arhanud 15 Semarang dan Polsek Amfoang Timur ini merupakan upaya untuk mencegah gangguan keamanan yang dapat mengancam stabilitas di perbatasan RI-RDTL.

Dengan intensifikasi patroli dan kolaborasi yang kuat antara TNI dan Polri, diharapkan situasi tetap aman dan kondusif menjelang Pilkada 2024

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.