BB — Di tengah rutinitas birokrasi, momen penyerahan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kupang berubah menjadi panggung penghargaan atas makna perjuangan dan ketulusan.
Sebanyak 225 CPNS formasi tahun 2024 resmi menerima SK pengangkatan dari Bupati Kupang, Yosef Lede, dalam sebuah prosesi yang berlangsung penuh kehangatan dan nilai kemanusiaan.
Tidak seperti seremoni formal yang lazim dilakukan, Bupati Lede memilih untuk menyerahkan langsung satu per satu SK tersebut kepada setiap CPNS—sebuah bentuk penghormatan personal atas kerja keras dan perjalanan panjang yang telah mereka tempuh.
“Ini bukan sekadar prosedur administrasi. Ini adalah perayaan atas hasil perjuangan hidup. Mereka layak dihormati secara pribadi,” ujar Yosef Lede, didampingi oleh Plt. Sekda Pieter Sabaneno dan Kepala BKPSDM Dina Masneno.
Dalam arahannya, Bupati Lede menyampaikan lebih dari sekadar instruksi kerja. Ia menanamkan nilai-nilai etika, rasa tanggung jawab, dan semangat integritas dalam pengabdian sebagai ASN.
“Kalian adalah yang terpilih di antara ribuan yang mencoba. Maka bekerjalah dengan hati, disiplin, dan tanggung jawab. Loyalitas tidak hanya terlihat dari kepatuhan, tapi dari kesungguhan untuk berkontribusi,” pesannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya komunikasi etis dalam lingkungan kerja, mendorong CPNS untuk membangun relasi profesional yang sehat dengan pimpinan dan rekan kerja.
Kritik, katanya, seharusnya disampaikan secara langsung dan santun, bukan melalui media sosial.
“ASN adalah mitra dalam melayani rakyat, bukan pesaing dalam sistem. Jika ada yang keliru, bicarakan. Jangan membangun jarak dengan prasangka,” tegasnya.
Sebagai bagian dari reformasi birokrasi, Bupati Kupang turut menekankan pentingnya adaptasi terhadap teknologi digital, mulai dari absensi hingga layanan administrasi yang kini berbasis aplikasi.
Momen ini menyiratkan bahwa menjadi ASN bukan hanya perkara status, tetapi tentang komitmen untuk melayani masyarakat dengan jujur dan tulus.
Lukisan karya Djuan menjadi metafora dari semangat baru: bahwa ketulusan dapat diwujudkan dalam karya, dan pengabdian sejati berangkat dari rasa hormat kepada nilai-nilai luhur.
“Saya percaya kalian adalah insan-insan terpilih, yang dipanggil Tuhan untuk membangun Kabupaten Kupang dengan nurani yang bersih dan semangat yang kuat,” tutup Bupati Lede dengan nada optimistis.
Dalam suasana yang sarat makna, seorang CPNS bernama Djuan S.L. Lobo menghadirkan kejutan yang menyentuh: sebuah lukisan wajah Bupati Yosef Lede yang ia lukis sendiri.
Lukisan ini menjadi simbol penghargaan, loyalitas, dan inspirasi, sekaligus refleksi atas karakter pemimpin yang ia kagumi.
“Saya lihat beliau sebagai sosok yang jujur dan berani. Gaya bicara memang lugas, tapi niatnya selalu tulus. Ini bentuk kekaguman saya,” ujar Djuan
Lukisan tersebut tidak hanya menambah nilai emosional dalam prosesi penyerahan SK, tetapi juga mempertegas bahwa birokrasi sejati dibangun di atas hubungan antar manusia yang saling menghargai dan memuliakan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
