BB – Kota Kupang semakin menunjukkan komitmennya dalam membangun infrastruktur yang berkualitas demi kesejahteraan masyarakat. Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd., secara resmi menandatangani Naskah dan Berita Acara Serah Terima (BAST) Hibah Barang Milik Negara (BMN) dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Acara yang berlangsung di Ruang Garuda, Kantor Wali Kota Kupang, Rabu (16/10), dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait dari Pemkot Kupang dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTT.
Dalam kesempatan tersebut, Linus Lusi mengapresiasi kerja keras BPPW NTT yang telah memberikan kontribusi nyata melalui berbagai proyek pembangunan strategis di Kota Kupang.

Proyek-proyek ini meliputi penataan kawasan kumuh Oesapa, renovasi Instalasi Pengelolaan Air Minum (IPA) Manutapen, dan pembangunan rumah bagi korban badai siklon tropis Seroja.
“Kolaborasi ini sangat penting bagi percepatan pembangunan infrastruktur di Kota Kupang, terutama dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.
Penandatanganan BAST hibah BMN ini mencakup empat proyek penting yang akan memberikan dampak besar bagi masyarakat Kupang. Proyek tersebut meliputi:
1.Penanganan Infrastruktur Sektor Air Minum akibat badai Siklon Tropis Seroja: Optimalisasi SPAM IPA Manutapen (2021).Proyek ini bertujuan untuk memperbaiki kerusakan infrastruktur air akibat bencana, sehingga layanan air bersih kembali optimal.
2.Penyediaan Air Minum Kawasan Relokasi Manulai (2021). Proyek ini memberikan akses air bersih bagi warga yang terdampak bencana.
3.Penyediaan Infrastruktur Permukiman Relokasi akibat badai Siklon Tropis Seroja di Kota Kupang (Manulai, 2021). Proyek ini mendukung penyediaan hunian layak bagi warga korban bencana.
4.Optimalisasi Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman Kumuh Oesapa (NSUP) Tahap II (2023). Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga melalui penataan kawasan kumuh.
Dalam sambutannya, Kepala BPPW NTT, Ika Sri Rejeki, S.T., M.T., menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung Kota Kupang dalam mengusulkan optimalisasi aset-aset infrastruktur yang belum maksimal.

Ia juga berharap kolaborasi dengan Pemkot Kupang terus berlanjut untuk memperbaiki berbagai infrastruktur yang rusak dan memperluas layanan air bersih di kota ini.
Setelah penandatanganan, rombongan yang dipimpin oleh Linus Lusi dan Ika Sri Rejeki meninjau Instalasi Pengelolaan Air Minum di kawasan Manutapen. Instalasi yang mengalami kerusakan akibat badai Siklon Seroja pada 2021 ini telah direnovasi dengan anggaran sebesar Rp 62 juta dan kini melayani lebih dari 600 rumah di Kecamatan Alak dan Kota Lama.
Linus Lusi juga menekankan pentingnya keberlanjutan layanan air bersih di Kupang dan meminta agar PDAM Kota Kupang segera melakukan perbaikan terhadap peralatan instalasi yang masih memerlukan penanganan, seperti pompa pencucian.
Penyerahan hibah ini menandai langkah maju bagi pembangunan infrastruktur di Kota Kupang. Dengan dukungan dari Kementerian PUPR dan BPPW NTT, Kota Kupang diharapkan mampu mengoptimalkan sumber daya infrastruktur untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperbaiki lingkungan perkotaan, dan memperkuat ketahanan terhadap bencana di masa mendatang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
