Buserbindo.Com Kupang, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menunjukkan komitmennya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan melantik Direksi baru PT. Flobamor dan PT. Kawasan Industri (KI) Bolok.

Pelantikan yang digelar di Ruang Rapat Asisten, Kantor Gubernur NTT, Kamis (19/12/2024), diharapkan menjadi momentum penting untuk meningkatkan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Direksi Baru untuk Masa Bakti 2024-2029

Berikut adalah jajaran Direksi yang dilantik oleh Penjabat Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto:

1. Toni Angtakriksa Dima, SE – Direktur Utama PT. KI Bolok.

2. Adrian Manafe, SH., MH – Direktur Operasional PT. KI Bolok.

3. Yufridus Irawan Rayon, SE – Direktur Utama PT. Flobamor.

4. Kretisana Jagi, SE., M.Si – Direktur Keuangan PT. Flobamor.

Fokus pada Tata Kelola dan Profitabilitas

Dalam sambutannya, Gubernur Andriko menekankan pentingnya tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) sebagai kunci untuk membangun BUMD yang sehat dan profitable. Prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, kemandirian, dan keadilan diharapkan menjadi dasar operasional kedua BUMD.

“Saya berharap Direksi segera mempelajari tujuan pendirian BUMD ini sesuai Anggaran Dasar dan memahami Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2024. Dengan kerja keras dan koordinasi yang baik, PT. Flobamor dan PT. KI Bolok dapat meningkatkan kontribusi mereka terhadap PAD NTT,” ujar Andriko.

Meningkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi

Direksi baru diharapkan mampu menjadikan kedua BUMD sebagai motor penggerak ekonomi daerah. PT. KI Bolok memiliki peran strategis dalam pengembangan kawasan industri di NTT, sementara PT. Flobamor diharapkan mampu meningkatkan kontribusinya di sektor logistik dan transportasi.

“BUMD ini harus mampu bersaing secara nasional dan regional. Transformasi ini adalah langkah besar untuk menciptakan daya saing yang berkelanjutan,” tambah Andriko.

Komitmen untuk NTT Maju

Pelantikan ini juga menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mendukung pengelolaan BUMD yang lebih profesional. Dengan tata kelola yang baik, kedua perusahaan diharapkan menjadi tulang punggung dalam pembangunan ekonomi daerah.

Pelantikan Direksi baru ini dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Politik dan Pemerintahan, Drs. Petrus Seran Tahuk, serta Plt. Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi NTT, Drs. Alexander Koroh, MPH.

Langkah besar ini mencerminkan visi Gubernur Andriko untuk menciptakan BUMD yang sehat dan berdaya saing. Dengan kolaborasi solid antara Direksi, pemerintah, dan masyarakat, target untuk meningkatkan PAD NTT bisa tercapai. Transformasi ini adalah langkah nyata menuju NTT yang lebih maju.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.