BB – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang ke-66, Kabupaten Kupang menyelenggarakan kegiatan istimewa bertajuk “Parade Tenun Ikat Kabupaten Kupang”.
Acara yang berlangsung di Civic Center Oelamasi ini sukses menarik perhatian publik dengan partisipasi lebih dari 1.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat,Jumat 20/12/2024
Mengusung tema Kearifan Lokal, Kebanggaan Global, parade ini menjadi wadah untuk mempromosikan tenun ikat sebagai warisan budaya yang mendunia.
Peserta parade menampilkan beragam motif khas Kabupaten Kupang, seperti motif Amarasi, Helong Pulau, Helong Daratan, Amfoang, dan Fatuleu. Semua kelompok parade yang berjumlah 65 ini berlomba memamerkan keindahan tenun ikat yang menjadi identitas daerah mereka.
Penjabat Bupati Kupang, Alexon Lumba, dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi refleksi atas perjalanan panjang Provinsi NTT, tetapi juga sebagai momentum mempererat persatuan dan semangat membangun daerah.
“Melalui parade tenun, kita bangga mempromosikan kearifan lokal dan warisan budaya NTT yang mendunia, khususnya tenun ikat Kabupaten Kupang. Acara ini adalah bentuk cinta terhadap NTT dan Kabupaten Kupang,” ungkap Alexon Lumba.
Selain parade, rangkaian acara HUT NTT di Kabupaten Kupang meliputi aksi donor darah, donasi untuk korban bencana Gunung Lewotobi, pemberian bantuan bagi anak stunting, serta bazar UMKM dan pasar murah.
Parade Tenun Ikat tahun ini menjadi momen spesial karena turut berkontribusi dalam pemecahan Rekor MURI, dengan total peserta parade di seluruh provinsi ditargetkan mencapai 27.000 orang.
Di Kabupaten Kupang sendiri, partisipasi mencapai lebih dari 1.000 orang dari berbagai instansi, termasuk Forkopimda, perangkat daerah, sektor perbankan, koperasi, hingga pelajar.
Penjabat Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto, yang menyapa peserta secara daring, turut mengapresiasi semangat masyarakat Kabupaten Kupang.
Ia mengajak semua peserta untuk menjadikan tenun ikat sebagai simbol semangat dan kebanggaan dalam membangun NTT yang lebih maju.
Kegiatan ini dinilai memiliki dampak besar dalam melestarikan dan mempromosikan tenun ikat ke kancah global.
Dengan semangat Kearifan Lokal, Kebanggaan Global, Kabupaten Kupang membuktikan bahwa warisan budaya tak hanya indah, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang luar biasa.
Parade Tenun Ikat ini menjadi bukti nyata bahwa budaya lokal dapat menjadi kebanggaan global. Kabupaten Kupang berhasil menunjukkan bahwa kearifan lokal seperti tenun ikat mampu menyatukan masyarakat dan mengangkat nama NTT di panggung dunia.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
