BB – Jelang Kongres pemilihan Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Kupang periode 2025–2029 dipastikan akan berlangsung secara aklamasi.
Hal ini disampaikan langsung oleh Penjabat Ketua (Plt) Askab PSSI Kabupaten Kupang, Yohanes Mase, dalam jumpa pers yang digelar pada Selasa (8/4/2025).
“Sudah oke. Saya selaku Plt Ketua Askab PSSI Kabupaten Kupang yang mendapat mandat dari Askab provinsi PSSI menyatakan bahwa dalam waktu dekat ini kita akan menyelenggarakan Kongres Biasa. Kongres ini adalah momentum untuk memilih pengurus baru periode 2025–2029,” ujar Yohanes Mase kepada awak media.
Menurutnya, seluruh proses penjaringan telah dilaksanakan sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam statuta PSSI dan tata tertib yang disiapkan oleh panitia.
“Formulir penjaringan bakal calon sudah kami edarkan kepada 27 pemilik suara. Batas waktu pengumpulan sudah ditetapkan dan per tanggal 3 April kemarin, semua formulir telah diterima oleh panitia,” jelasnya.
Dari hasil penjaringan tersebut, muncul tiga nama bakal calon Ketua Askab PSSI Kabupaten Kupang, yakni Teldi Sanam, Jan Piter Windy, dan Tome Da Costa. Namun dukungan mutlak mengarah pada Teldi Sanam.
“Dari 27 suara, Teldi Sanam memperoleh dukungan dari 18 pemilik suara, Jan Piter Windy mendapat 7 suara, dan Tome Da Costa 2 suara. Dengan jumlah tersebut, secara aturan dan fakta di lapangan, maka aklamasi tidak terelakkan. Tidak akan ada proses voting lagi,” tegas Yohanes.
Sebagai mantan Ketua Askab PSSI selama tiga periode, Yohanes Mase mengajak seluruh pihak, termasuk dua calon lainnya, untuk tetap terlibat aktif dalam kepengurusan baru demi kemajuan sepak bola di Kabupaten Kupang.
“Saya menghimbau kepada Jan Piter Windy dan Tome Da Costa untuk bersama – sama membesarkan sepak bola di Kabupaten Kupang. Kita bisa akomodasi mereka dalam struktur kepengurusan, seperti wakil ketua atau bidang eksekutif lainnya,” ungkapnya.
Yohanes juga mengingatkan pentingnya memilih pemimpin yang bukan hanya memiliki keinginan, tetapi juga passion dan dedikasi terhadap dunia sepak bola.
“Mengurus sepak bola tidak cukup hanya punya keinginan, tapi harus hobi. Jangan mencari keuntungan, tapi justru siap berkorban. Itulah yang saya lihat dari Teldi Sanam. Dia bukan orang baru, selama ini menjabat sebagai manajer PSK Kabupaten Kupang, klub yang sudah menjuarai El Tari Memorial Cup tujuh kali dan pernah tampil di Liga 2 Nasional,” tambahnya.
Mengenai proses pemilihan yang sempat menimbulkan isu intimidasi, Yohanes menepis hal tersebut dan menyebut semua pihak bekerja sesuai aturan.
“Kalau ada yang merasa diintimidasi, itu mungkin karena mereka belum memahami proses ini. Intimidasi tidak pernah ada. Yang terjadi adalah konsultasi, komunikasi biasa dalam rangka membangun dukungan,” katanya.
Sebagai informasi, Kongres Biasa Askab PSSI Kabupaten Kupang dijadwalkan akan digelar pada 12 April 2025.
Dengan dukungan mayoritas yang telah resmi dan sah, Teldi Sanam hampir dipastikan akan ditetapkan sebagai Ketua Askab PSSI Kabupaten Kupang periode 2025–2029 secara aklamasi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
