Kupang,BBC – Kepala Desa Sillu, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Mikhael Takel menegaskan pentingnya keseimbangan antara pertumbuhan industri dan kelestarian lingkungan, menyusul kehadiran PT Bhakti Alam di Desa Camplong II.
Pernyataan ini disampaikan usai acara peletakan batu pertama pembangunan pabrik PT Bhakti Alam yang diresmikan oleh Bupati Kupang.
Menurut Mikhael, kehadiran perusahaan ini membawa potensi manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam membuka lapangan kerja bagi pemuda di sekitar wilayah pabrik.
“Dengan adanya PT Bhakti Alam, anak-anak muda di sekitar lokasi tidak perlu lagi pergi jauh untuk mencari pekerjaan. Kesempatan sudah ada di depan mata, tinggal bagaimana kemauan mereka untuk memanfaatkannya,” ujarnya.
PT Bhakti Alam diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat setempat. Dengan lokasi yang strategis dan dekat dengan pemukiman, perusahaan berpotensi mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan warga. Hal ini sejalan dengan misi pembangunan daerah yang menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat melalui industri lokal.
Meski peluang ekonomi terbuka lebar, Mikhael mengingatkan bahwa keberadaan industri di dekat pemukiman warga harus memperhatikan aspek lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“PT Bhakti Alam hadir di tengah-tengah kita, tetapi kita juga harus memikirkan dampaknya. Pengelolaan limbah, kebisingan dan kualitas udara perlu menjadi perhatian serius,” tegasnya.
Prinsip pembangunan berkelanjutan menjadi kata kunci dalam hubungan industri dan masyarakat. Penerapan teknologi ramah lingkungan, pengelolaan limbah yang tepat, serta komunikasi terbuka dengan warga merupakan langkah penting agar industri dapat berkembang tanpa merugikan kehidupan sosial dan ekologis di sekitarnya.
Kepala Desa Sillu mendorong adanya kemitraan yang sehat antara pemerintah desa, perusahaan, dan masyarakat. Dengan dialog terbuka dan kebijakan yang berpihak pada kepentingan bersama, industri dapat berjalan seiring dengan kehidupan sosial warga.
Hadirnya PT Bhakti Alam di Camplong II menjadi momentum penting untuk membangun model industri-masyarakat berdampingan, di mana kemajuan ekonomi dan kelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan demi kesejahteraan generasi kini dan mendatang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
