BB – Pemberdayaan perempuan melalui peningkatan keterampilan bisnis terus menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan perekonomian lokal. Salah satu inisiatif terbaru adalah pelatihan kerajinan rotan yang digelar di Dusun Dasan Tengak, Loang Make, Janapria, Lombok.

Kegiatan ini dipelopori oleh PT Dunia Kerajinan Rotan Lombok bekerja sama dengan Dosen Pariwisata Bumigora, Bagas Anggara, yang juga seorang praktisi pariwisata.

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada 50 perempuan pengrajin rotan di daerah tersebut.

Para peserta pelatihan tidak hanya belajar teknik anyaman rotan, tetapi juga diberikan wawasan mengenai inovasi produk, manajemen bisnis, pemasaran digital, serta strategi ekspor.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pertamina Foundation yang menjadi mitra pendanaan, program ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi perempuan di Dasan Tengak.

Bagas Anggara menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) perempuan di daerah yang kurang mendapatkan akses pendidikan formal.

“Masyarakat Dusun Dasan Tengak sering kali kekurangan akses ke pendidikan, tetapi melalui pelatihan ini, mereka dapat memperoleh pengetahuan yang bermanfaat dalam jalur informal yang lebih praktis,” ungkap Bagas Anggara.

Lebih dari sekadar keterampilan teknis, pelatihan ini juga memfokuskan pada pembentukan jiwa wirausaha di kalangan perempuan. Bagas Anggara berharap agar peserta tidak hanya terampil dalam membuat produk rotan yang inovatif, tetapi juga mampu mengelola bisnis mereka dengan lebih profesional.

“Kami ingin perempuan di sini percaya diri dan mandiri dalam mengelola usaha mereka, bahkan mampu memasuki pasar internasional,” tambahnya.

Para peserta pelatihan juga dibekali dengan pengetahuan tentang pemasaran digital, termasuk penggunaan media sosial dan platform iklan online (meta ads), untuk mempromosikan produk mereka ke pasar yang lebih luas.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang cara memasarkan produk secara efektif, para pengrajin rotan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar mereka, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri.

Dalam pelatihan ini, praktisi inovasi produk dan manajemen bisnis turut berbagi pengetahuan tentang bagaimana membuat produk rotan yang menarik dan memiliki nilai jual tinggi.

Salah satu peserta pelatihan, M. Jalaludin, yang juga pemilik Dunia Kerajinan Rotan, menyatakan bahwa kegiatan ini memberikan banyak manfaat dalam meningkatkan kualitas produk dan membangun kepercayaan diri para pengrajin.

Kegiatan pelatihan ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat dan mitra lainnya. Pemerintah desa Loang Make memberikan arahan dan dukungan logistik yang sangat penting untuk kelancaran acara tersebut.

Pertamina Foundation, yang menjadi mitra utama dalam pendanaan pelatihan ini, turut memastikan bahwa program ini berjalan dengan sukses dan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Bagas Anggara juga mengungkapkan bahwa proyek sosial ini merupakan satu-satunya yang lolos hibah pendanaan di Pulau Lombok dari Pertamina Foundation.

“Keberhasilan pelatihan ini tidak lepas dari kerja sama yang solid antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan Pertamina Foundation,” ujar Bagas Anggara.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan 50 perempuan pengrajin rotan di Dasan Tengak akan memiliki kemampuan untuk mengembangkan bisnis mereka ke tingkat yang lebih tinggi.

Bagas Anggara berharap, ke depannya, produk rotan yang dihasilkan dapat diekspor ke luar negeri, memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Pelatihan ini menjadi bukti nyata bahwa dengan keterampilan yang tepat, perempuan dapat mengubah tantangan menjadi peluang. Pemberdayaan ekonomi melalui kerajinan rotan bukan hanya soal menghasilkan produk, tetapi juga menciptakan peluang baru yang dapat mengubah hidup banyak orang.

Pelatihan kerajinan rotan yang digelar di Dasan Tengak adalah langkah strategis dalam pemberdayaan ekonomi perempuan di Lombok. Dengan dukungan penuh dari Dosen Bumigora, Bagas Anggara, serta mitra seperti Pertamina Foundation, pelatihan ini membuka jalan bagi perempuan untuk menjadi wirausaha sukses dan mandiri.

Melalui pengembangan keterampilan, inovasi produk, dan pemasaran digital, para perempuan pengrajin rotan kini lebih siap untuk memasuki pasar global dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

 

 

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.