Kupang, BBC — Sebuah ungkapan syukur yang sarat makna disampaikan Camat Amfoang Tengah, Marsyuner Bureni, pada Senin (13/10/2025), usai menerima bantuan stimulan sosial dan hunian tetap bagi 103 kepala keluarga di Desa Bonmuti.
Dalam wawancara bersama media ini, Marsyuner menyampaikan bahwa bantuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia bukanlah sekadar distribusi barang, melainkan bentuk nyata dari kehadiran negara di tengah masyarakat yang masih bergelut dengan keterbatasan struktural.
“Setiap bantuan yang kami terima bukan hanya sekadar pemberian materi,” ujarnya dengan nada penuh penghayatan. “Melainkan manifestasi kepedulian yang menggema dalam sanubari kami, menyentuh hingga ke akar kehidupan komunitas kami.”
Menurut Marsyuner, jenis bantuan yang diberikan meliputi anakan babi sebanyak 206 ekor, bibit kemiri dalam 5.100 polibag, 7.000 kilogram pakan ternak, paket lengkap vaksinasi ternak, serta perabot rumah tangga dan alat dapur. Baginya, setiap item bukanlah sekadar komoditas, tetapi instrumen perubahan.
“Ini adalah simbol harapan transformatif. Bukan sekadar barang, melainkan tiang penyangga ketahanan hidup, katalisator kesejahteraan dan sarana menuju kemandirian masyarakat,” tegasnya.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa Marsyuner memandang bantuan tersebut dari lensa pembangunan holistik—di mana elemen ekonomi, sosial dan kultural saling terhubung dalam proses pemberdayaan masyarakat.
Lebih dari itu, Marsyuner menilai bahwa kehadiran bantuan ini merupakan bagian dari kontrak sosial antara pemerintah dan rakyat—sebuah bentuk tanggung jawab negara dalam menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh warga, termasuk mereka yang tinggal di pelosok.
“Kami menyambut anugerah ini dengan rasa syukur yang mendalam,” ucapnya, “sebab bantuan ini mengobarkan kembali mimpi yang sempat padam serta menguatkan keberanian untuk menatap masa depan dengan optimisme.”
Marsyuner tak lupa menyampaikan penghormatan kepada semua pihak, baik di tingkat pusat maupun daerah, yang telah bekerja di balik layar hingga bantuan ini tiba di tangan warga dengan tepat dan layak.
“Kami berterima kasih kepada para pekerja keras yang tanpa lelah menggerakkan roda bantuan ini. Mereka yang dengan ketulusan bekerja dalam diam, tetapi dampaknya menyentuh ribuan hati,” ucapnya.
Sebagai penutup, Camat Amfoang Tengah menyerukan pentingnya menjaga kesinambungan sinergi antara pemerintah, masyarakat dan elemen lainnya dalam membangun fondasi desa yang tangguh dan inklusif.
“Semoga harmoni kepedulian ini terus mengalir tanpa henti, membangun fondasi yang kuat dan menumbuhkan benih-benih kesejahteraan yang abadi. Kami tidak ingin bantuan ini berhenti sebagai solusi sesaat, tetapi menjadi awal dari gerak maju bersama.”
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
