BB – Kabupaten Kupang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Salah satu momen inspiratif terjadi pada panen raya padi di areal Bendungan Leter T, Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur, yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kupang, Aurum Obe Titu Eki
Dalam suasana penuh haru dan semangat gotong royong, Aurum turun langsung ke sawah, memegang sabit dan setangkai padi sebagai simbol harapan dan kebangkitan sektor pertanian.
Di hadapan para petani dan anggota TNI yang tergabung dalam program kolaboratif ini, ia menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja sama luar biasa yang telah terjalin.
“Kami bangga atas kolaborasi yang kuat antara TNI, khususnya Angkatan Darat, dan masyarakat setempat. Inilah bukti nyata bahwa kerja bersama dapat menghasilkan dampak besar bagi daerah. Semoga sinergi seperti ini terus ditingkatkan demi kemandirian pangan Kabupaten Kupang,” ujar Aurum di tengah hamparan sawah yang siap panen.
Program ini merupakan bagian dari upaya strategis membangun ketahanan pangan lokal melalui pendekatan partisipatif dan edukatif.
Aurum menekankan pentingnya kehadiran langsung pemerintah dalam menyerap aspirasi dan mendukung kerja-kerja produktif di lapangan.
“Potensi pertanian di Kabupaten Kupang sangat besar. Kami harap program-program pusat juga terus mengalir ke sini agar masyarakat petani mendapatkan dukungan optimal—baik dari sisi infrastruktur, pelatihan, maupun teknologi pertanian,” lanjutnya.
Tak hanya itu, ia juga mendorong pemanfaatan lahan tidur, pendampingan berbasis pengetahuan, serta penguatan peran perempuan dan generasi muda dalam pertanian berkelanjutan.
Menurutnya, pertanian bukan sekadar sektor ekonomi, melainkan medan perjuangan untuk masa depan yang lebih adil, sejahtera, dan mandiri.
Melalui forum lintas sektor ini, Wakil Bupati juga meminta agar semangat pengabdian dari aparat TNI dapat terus bersinergi dengan warga.
Ia percaya, keberadaan TNI di tengah masyarakat bukan hanya soal pertahanan, tetapi juga pemberdayaan dan penguatan kapasitas komunitas lokal.
“Kami mengajak semua pihak—baik tokoh adat, tokoh perempuan, kaum muda, maupun akademisi—untuk turut membangun peradaban pangan yang mandiri dari desa. Kabupaten Kupang siap menjadi contoh daerah yang tangguh secara pangan dan kuat dalam semangat kolaborasi.”Ucapnya
Panen raya ini menjadi bukti bahwa kerja kolaboratif antara institusi negara dan warga dapat membawa dampak konkret.
Suasana syukur dan optimisme mengalir di antara petani yang merasakan langsung dukungan tersebut, serta semakin yakin bahwa pertanian di Kabupaten Kupang akan terus tumbuh dengan semangat persatuan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
