KUPANG, BBC — Pemerintah Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan tahun 2026 pada Selasa (24/2/2026).
Forum strategis ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah yang lebih terukur, partisipatif dan berkelanjutan.
Kegiatan yang berlangsung di aula Kantor Camat Fatuleu tersebut mengusung tema “Percepatan Transformasi Ekonomi Lokal Berbasis Infrastruktur Berkelanjutan dan Penguatan Kualitas SDM Menuju Kabupaten Kupang Emas.” Tema ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong pembangunan yang tidak hanya bertumpu pada fisik infrastruktur, tetapi juga pada penguatan kapasitas sumber daya manusia sebagai fondasi kemajuan daerah.
Musrenbang dibuka secara resmi oleh Camat Fatuleu, Abdi Idha Setiawati Rohi yang dalam sambutannya menekankan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan ruang strategis untuk menyelaraskan kebutuhan riil masyarakat dengan perencanaan pembangunan pemerintah daerah.
“Forum ini adalah arena penentu arah pembangunan. Aspirasi masyarakat harus diterjemahkan menjadi program yang terukur, berkelanjutan dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga,” tegasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri dua anggota DPRD Kabupaten Kupang dari daerah pemilihan II, yakni Habel Mbate dari Fraksi Golkar dan Yusuf Tanu dari Fraksi Gerindra.
Kehadiran legislatif dinilai penting dalam memastikan sinkronisasi antara aspirasi masyarakat dengan kebijakan anggaran di tingkat kabupaten.
Selain itu, forum juga dihadiri Kapolsek Fatuleu, perwakilan Danramil, unsur organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Kupang, serta perwakilan pemerintah desa dari sembilan desa dan satu kelurahan di wilayah kecamatan.
Dalam diskusi yang berlangsung dinamis, sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan, antara lain peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan air bersih, penguatan sektor pertanian produktif, pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi desa, serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.
Musrenbang ini sekaligus menegaskan pentingnya pendekatan pembangunan yang kolaboratif, di mana pemerintah, legislatif, aparat keamanan dan masyarakat bergerak dalam satu visi bersama menuju percepatan transformasi ekonomi daerah.
Melalui forum ini, Kecamatan Fatuleu diharapkan mampu melahirkan perencanaan pembangunan yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada hasil nyata, sebagai bagian dari upaya besar mewujudkan Kabupaten Kupang yang maju, mandiri dan berdaya saing di masa depan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
