Kupang, BBC – Dalam momentum yang sarat makna bagi pembangunan sosial dan spiritual, Wakil Bupati Kupang, Aurum Obe Titu Eki, resmi melantik pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kupang untuk periode 2025–2030, Rabu (29/10/2025), bertempat di Aula Kantor Bupati Kupang, Oelamasi.
Acara ini menegaskan kembali komitmen daerah untuk memperkuat harmoni antarumat beragama, meneguhkan nilai toleransi, dan membangun sinergi kolaboratif yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Aurum Obe Titu Eki menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar ritual formalitas, melainkan tonggak strategis untuk memperluas pengaruh FKUB sebagai wadah dialog interfaith, sarana harmonisasi sosial dan mitra utama pemerintah dalam membina perdamaian.
Ia menekankan bahwa kerukunan antarumat beragama bukan hanya fondasi sosial, tetapi modal esensial bagi pembangunan daerah yang inklusif, damai dan berkelanjutan.
“Saya berharap pengurus baru dapat mengemban amanah ini dengan dedikasi tinggi, membuka ruang dialog yang produktif, menampung aspirasi lintas agama, serta mendorong kolaborasi demi kesejahteraan bersama,” ujar Aurum dengan nada optimis namun bijak.
Wakil Bupati juga memberi penghargaan mendalam kepada pengurus FKUB sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam menjaga kerukunan dan toleransi.
Ia meyakini kepengurusan baru akan mampu melanjutkan serta memperkuat peran strategis FKUB, terutama dalam memelihara kedamaian dan keharmonisan masyarakat Kupang.
Aurum Obe Titu Eki menambahkan, pemerintah daerah akan terus mendukung penuh peran aktif FKUB, karena keberagaman adalah kekuatan kolektif yang harus dijaga bersama.
Dengan kolaborasi sinergis antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat, Kabupaten Kupang diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan sosial, sekaligus mewujudkan visi pembangunan yang damai, maju dan sejahtera.
“Kerja sama lintas sektor dan peneguhan nilai toleransi adalah fondasi kekuatan kita bersama. Dengan sinergi ini, kita membangun Kabupaten Kupang menjadi lebih harmonis, tangguh, dan progresif,” tegas Aurum Titu Eki.
Pelantikan tersebut dihadiri oleh Bupati Kupang, Yosef Lede; Kapolres Kupang, Rudy Ledo; perwakilan Kejaksaan Kabupaten Kupang; Plh. Sekda Kabupaten Kupang, Piter Sabneno; Kabinda Kabupaten Kupang; dan sejumlah pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang.
Adapun pengurus FKUB periode 2025–2030 yang dilantik antara lain: Pendeta Doddy Octovianus sebagai Ketua, Romo Julius Bonlay sebagai Wakil Ketua I, Marmin sebagai Wakil Ketua II, Romo Sekundidus Lopis sebagai Sekretaris, I Made Aryanta sebagai Wakil Sekretaris I, Romo Lenardo Toda sebagai Wakil Sekretaris II, Pendeta Meritz Nenoliu sebagai Bendahara, beserta sepuluh anggota aktif lainnya yang berkomitmen pada dialog lintas agama di Kabupaten Kupang.
Pelantikan ini menjadi simbol nyata dari komitmen kolektif pemerintah dan masyarakat untuk terus meneguhkan kerukunan antarumat beragama, memelihara nilai toleransi dan memastikan Kabupaten Kupang tetap menjadi daerah yang harmonis, inklusif dan berdaya saing.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
