Kupang, BBC — Johanes Taek, yang akrab disapa Joni, resmi kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Presidium PNI Kabupaten Kupang.

Dalam wawancara eksklusif dengan media ini pada Jumat (10/10/2025), Joni mengungkapkan rasa syukur yang mendalam sekaligus menegaskan komitmennya untuk mengemban amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab.

Saat ini, Joni juga menjabat sebagai Dewan Pengawas (Dewas) Perumda PDAM Kabupaten Kupang. Pengangkatan kembali Joni sebagai Ketua DPC Presidium PNI dinilai sebagai kepercayaan besar yang harus dijalankan dengan serius.

“Kepercayaan ini bukan sekadar gelar atau jabatan, tapi sebuah tanggung jawab yang membebani jiwa. Demokrasi bukan hanya sebuah sistem politik, melainkan napas kehidupan yang harus dijaga dengan ketulusan dan keteguhan hati,” ungkap Joni dengan nada penuh makna.

Joni menegaskan, Presidium PNI Kabupaten Kupang akan mengawal proses demokrasi dengan pendekatan mendasar yang bersifat akademis, berakar pada nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air yang tulus. Ia meyakini bahwa demokrasi adalah janji yang kerap terluka, harapan yang kadang redup, tetapi harus tetap menyala di tengah kegelapan.

“Dalam denyut nadi bangsa ini, ada rintihan yang tak terdengar, ada harapan yang sering jatuh dalam keheningan,” ujarnya

Joni juga mengajak semua elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk kembali merajut persatuan dan menghidupkan dialog yang konstruktif.

Menurutnya, saat komunikasi dan dialog terputus, bangsa kehilangan arah dan berisiko menjadi “puing-puing sejarah yang tak pernah diinginkan.”

Namun, ia optimis bahwa dari reruntuhan itu, masih ada kekuatan untuk bangkit. “Kita punya kesempatan untuk memperbaiki luka dan membangun masa depan yang damai,” katanya dengan keyakinan tinggi.

Mengenai situasi sosial di Kabupaten Kupang, Joni mengakui bahwa ketenangan dan kedamaian adalah hal yang sudah lama dirindukan masyarakat.

Sebagai pengurus di kabupaten Kupang kita kerja sesuai dgn arahan dr atas sesuai dgn Tugas Presidium PNI :

Memimpin dan mengarahkan organisasi PNI dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Mengawal program pemerintah dan menjaga agar proses berjalan sesuai dengan koridor.

Mendorong dialog yang konstruktif dan solutif dengan pemerintah daerah Kabupaten Kupang.

“Kedamaian itu bagai angin yang terbang entah ke mana, tapi saya percaya, dengan sinergi dan kerja tulus, ketenangan itu bisa kembali,” tambahnya.

Joni pun menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Bupati Yosef Lede dan Wakil Bupati Aurum O. Titu Eki. “Dalam kepemimpinan mereka, kami menemukan harapan baru—cahaya di ujung lorong yang panjang dan gelap ini,” ujarnya, seolah menahan haru.

Lebih dari sekadar visi, Joni membawa hati yang peka terhadap luka dan harapan masyarakat. Ia menyerukan pentingnya merajut kembali persatuan yang terkoyak, agar Kabupaten Kupang tidak hanya maju secara ekonomi, tapi juga damai secara spiritual.

“Ini adalah waktu kita untuk bangkit dari luka, menyulam harapan dengan benang keikhlasan dan kerja keras. Semoga Tuhan memberkati langkah kita semua,” tutup Joni dengan lirih, meninggalkan gema harapan yang menggetarkan.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.