BB – Senin, 7 Juli 2025 menjadi hari bersejarah bagi masyarakat Amfoang. Pemerintah Kabupaten Kupang resmi membuka layanan kesehatan Rumah Sakit Pratama Amfoang yang berlokasi di Desa Fatunaus, Kecamatan Amfoang Utara.
Peresmian ini ditandai dengan seremoni launching oleh Bupati Kupang, Yosef Lede sebagai simbol dimulainya pelayanan medis bagi warga di wilayah perbatasan tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede menegaskan bahwa pengoperasian RS Pratama Amfoang adalah buah dari kerja kolektif berbagai elemen, mulai dari Dinas Kesehatan, para camat se-daratan Amfoang, kepala desa, tokoh agama, hingga masyarakat setempat.
“Rumah sakit ini tidak sekadar bangunan. Ia adalah wujud nyata dari semangat gotong royong dan pelayanan publik yang berkeadilan. Karena itu, seluruh tenaga medis yang ditugaskan di sini saya harap bekerja dengan hati, melayani sepenuh kasih, dan menjunjung tinggi integritas,” pesan Bupati Lede.

Bupati Yosef juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang akan terus memperkuat keberadaan RS Pratama Amfoang, tidak hanya dari sisi tenaga medis, tetapi juga dari aspek infrastruktur penunjang seperti akses jalan, perumahan tenaga kesehatan, dan fasilitas penunjang lainnya.
Bahkan, dalam upaya meningkatkan keberlangsungan layanan, pemerintah tengah menjajaki kerja sama dengan pihak Pertamina untuk menghadirkan SPBU di wilayah Amfoang Utara, yang juga akan mendukung operasional rumah sakit secara langsung.
“Kami tidak ingin pelayanan ini hanya simbolik. RS Pratama Amfoang harus hidup, berkembang, dan menjadi tempat perlindungan bagi masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, saya instruksikan agar disiapkan unit transportasi darurat untuk menjemput pasien dari wilayah yang sulit dijangkau,” tegasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang, Yoel Laitabun, mengonfirmasi bahwa izin operasional RS Pratama Amfoang telah diterbitkan pada 12 Juni 2025. Sejumlah 39 orang tenaga kesehatan, termasuk dokter dan perawat profesional, telah ditempatkan untuk memberikan pelayanan medis secara optimal.
Sebagai penanggung jawab, dr. Veronika Nubatonis ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Direktur RS Pratama Amfoang. Keberadaan beliau diharapkan mampu memimpin rumah sakit ini dengan pendekatan profesional dan humanis.
Usai seremoni peresmian, pelayanan medis langsung dimulai. Ratusan warga terlihat memadati halaman rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Antusiasme ini mencerminkan harapan besar masyarakat akan layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas di wilayah yang selama ini terpinggirkan.
Turut hadir dalam acara tersebut para anggota DPRD Kabupaten Kupang, di antaranya Abi Yerusa Sobeukum dan Yudi Lima, Kepala Dinas PUPR Teldi Sanam, pimpinan Bank NTT Oelamasi, serta camat dan tokoh masyarakat dari seluruh wilayah daratan Amfoang.
Dengan dibukanya RS Pratama Amfoang, pemerintah daerah menegaskan bahwa pelayanan dasar, khususnya di bidang kesehatan, merupakan hak semua warga negara, termasuk mereka yang tinggal di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Rumah sakit ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran negara tidak boleh mengenal jarak geografis.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
