BB – Semangat pemberdayaan pemuda kembali digaungkan oleh Bupati Kupang, Yosef Lede, dalam momentum pembukaan Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Kupang yang digelar di Swiss – Belinn Hotel Kupang, Minggu 13 April 2025
Dalam sambutannya, Yos Lede secara tegas menyampaikan komitmennya menjadikan Karang Taruna sebagai ujung tombak pembangunan di desa, khususnya dalam program ketahanan pangan.
Dengan tema “Konsolidasi Orang Muda Menuju Kabupaten Kupang Emas”, acara ini dihadiri oleh jajaran penting seperti Wakil Bupati Aurum Obe Titu Eki, Plt. Sekda Marthen Rahakbauw, Ketua Karang Taruna Provinsi NTT Wildrian Ronald Otta, hingga para Karteker Karang Taruna dari 24 kecamatan se-Kabupaten Kupang.
Bupati Yosef Lede menegaskan pentingnya pelibatan generasi muda dalam program pembangunan desa yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satunya, alokasi 20 persen dana desa yang difokuskan untuk ketahanan pangan. Ia menekankan bahwa dana ini harus dikelola oleh anak muda melalui Karang Taruna.
“Kenapa saya percepat proses pembentukan kepengurusan, Supaya segera ada konsolidasi dan bisa langsung berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengelola dana desa. Karang Taruna harus menjadi aktor utama dalam penguatan ketahanan pangan,” tegas Yos.
Tidak hanya sebatas wacana, Pemkab Kupang juga siap memberikan fasilitas pendukung. Yosef Lede menjanjikan kantor resmi bagi Karang Taruna, kendaraan operasional, hingga pengalokasian anggaran melalui perubahan APBD.
“Saya tidak mau Karang Taruna terlihat mewah tapi tidak berbuat apa-apa. Harus kerja nyata, hadir di tengah masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Provinsi NTT, Wildrian Ronald “Andre” Otta, memberikan apresiasi tinggi atas keberanian Bupati Kupang memberikan ruang bagi pemuda untuk memimpin. Menurutnya, konsolidasi Karang Taruna di 24 kecamatan merupakan langkah besar menuju kemajuan sosial dan ekonomi desa.
Ia juga menyoroti pentingnya pelatihan administrasi dan pengelolaan program agar Karang Taruna bisa menghasilkan output dan outcome yang berkualitas.
Karteker Ketua Karang Taruna Kabupaten Kupang, David Daud, mengajak generasi muda untuk tidak menjadi penonton di kampung sendiri. Menurutnya, ini adalah momentum emas untuk menunjukkan kapasitas dan kontribusi nyata bagi pembangunan.
“Anak muda harus jadi pemain utama. Karang Taruna harus aktif, produktif, dan mampu menjawab tantangan di desa,” ucap David, yang juga dikenal sebagai tokoh muda berpengalaman di Karang Taruna Provinsi.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna, Kabupaten Kupang diarahkan menuju transformasi menyeluruh.
Anak muda bukan hanya pelengkap, tapi garda terdepan dalam mengawal arah pembangunan—terutama pada sektor ketahanan pangan yang menjadi prioritas nasional.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
