BB – Suasana tenang di Desa Kiuoni, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, mendadak gempar. Warga dikejutkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang dibuang dalam kondisi mengenaskan.
Bayi malang itu ditemukan pada Kamis (27/3/2025) sekitar pukul 04.00 WITA, terbungkus kardus mi instan dan plastik hitam di belakang rumah seorang warga tepatnya di atas tempat cuci piring
Eben Hangre Suan, warga RT 09, RW 05 Dusun 3 Desa Kiuoni, awalnya mengira suara tangisan di luar rumahnya berasal dari anak kucing atau anjing. Namun, rasa penasarannya membawanya keluar rumah dengan senter di tangan. Saat cahaya menyinari kardus yang terbungkus plastik hitam, ia terpaku.
“Saya kaget luar biasa,Awalnya saya kira anak kucing, ternyata bayi manusia,” ungkap Eben dengan nada masih tak percaya.
Tak ingin membuang waktu, ia langsung masuk kembali ke dalam rumah dan memberitahu istrinya. Sang istri pun bergegas melapor kepada warga sekitar, Ketua RT, serta tenaga kesehatan (nakes) setempat.
Setelah menerima laporan, tim nakes dari Pustu setempat segera tiba di lokasi. Mereka memastikan kondisi bayi sebelum memutuskan untuk membawanya ke puskesmas guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Sementara itu, aparat kepolisian dari Polsek Fatuleu juga langsung bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Fatuleu,Iptu Maks Tameno, menegaskan bahwa penyelidikan telah dimulai untuk mengungkap siapa pelaku di balik tindakan keji ini.
“Kami akan menyelidiki kasus ini secara menyeluruh hingga pelaku ditemukan dan diproses hukum,” tegas Kapolsek.
Menanggapi insiden memilukan ini, Camat Fatuleu, Hendra Mooy, mengutuk keras perbuatan tidak manusiawi tersebut.
“Saya menerima laporan dari Kepala Desa Kiuoni, dan langsung berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas serta pihak kepolisian. Saya tegaskan, ini harus menjadi kejadian pertama dan terakhir di Fatuleu!” ujar Camat Hendra dengan nada geram.
Ia juga meminta kepolisian untuk bekerja cepat agar pelaku segera ditemukan dan diberi hukuman yang setimpal.
Saat ini, bayi perempuan yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan itu tengah mendapatkan perawatan intensif.
Pihak kepolisian masih terus mengumpulkan bukti dan mencari pelaku pembuangan bayi tersebut.
Kejadian ini bukan hanya mencoreng nilai kemanusiaan, tetapi juga menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
Setiap nyawa memiliki hak untuk hidup dan mendapatkan kasih sayang, bukan dibuang begitu saja seperti sampah.
Masyarakat berharap pelaku segera tertangkap dan dihukum seberat-beratnya agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
