BB – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang memastikan pembangunan ulang gedung SDN Fatululat di Kecamatan Amfoang Tengah akan dilaksanakan pada tahun 2026.

Langkah ini diambil sebagai tindakan cepat untuk menangani dampak longsor yang menyebabkan ambruknya gedung sekolah beberapa minggu lalu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang, Eliaser Teuf, pada Senin, 24 Februari 2025, mengungkapkan bahwa proses pembelajaran siswa SDN Fatululat untuk sementara dipindahkan ke SMA Negeri 1 Amfoang Tengah.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pihak SBK Provinsi telah memberikan izin agar proses belajar mengajar siswa SDN Fatululat dilaksanakan di SMA Negeri 1 Amfoang Tengah pada sesi siang,” jelas Eliaser.

Dalam pernyataannya, Eliaser Teuf menegaskan bahwa pembangunan ulang gedung SDN Fatululat akan menggunakan dana DAU (Dana Alokasi Umum) pada tahun 2026.

“Kami telah merapatkan barisan dengan tim, dan ada penambahan anggaran sebesar Rp5 miliar. Dana ini akan kami prioritaskan untuk pembangunan gedung SDN Fatululat yang ambruk akibat longsor,” ujarnya.

Eliaser juga menambahkan bahwa dana Rp5 miliar tersebut tidak hanya dialokasikan untuk SDN Fatululat, tetapi juga untuk 4 SD dan 4 SMP lain yang mengalami kerusakan. Namun, mengingat kerusakan total yang dialami SDN Fatululat, sekolah tersebut menjadi prioritas utama dalam alokasi anggaran pembangunan.

Sementara itu, Joice Messakh, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Kupang, menyatakan bahwa relokasi sementara ke SMA Negeri 1 Amfoang Tengah adalah solusi terbaik untuk memastikan pendidikan anak-anak SDN Fatululat tidak terhenti.

“Bencana longsor terjadi setelah DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) disusun, sehingga perencanaan awal pembangunan gedung SDN Fatululat belum dimasukkan.

Namun, dengan adanya penambahan anggaran Rp5 miliar, kami akan memprioritaskan sekolah-sekolah yang terdampak, terutama SDN Fatululat,” ungkap Joice.

Longsor yang melanda Kecamatan Amfoang Tengah beberapa minggu lalu merusak total gedung SDN Fatululat, sehingga siswa dan guru terpaksa menghentikan kegiatan belajar mengajar.

Namun, dengan sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi, proses pembelajaran kini berjalan kembali meskipun di lokasi sementara.

Pemerintah Kabupaten Kupang, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, menegaskan komitmennya untuk mengembalikan fasilitas pendidikan yang layak bagi para siswa.

Pembangunan ulang gedung SDN Fatululat dijadwalkan dimulai pada 2026 dengan pengawasan ketat untuk memastikan kualitas bangunan yang aman dan tahan bencana.

Pembangunan kembali SDN Fatululat bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga simbol ketangguhan dunia pendidikan di Kabupaten Kupang dalam menghadapi bencana.

Dengan alokasi anggaran yang tepat dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan proses belajar mengajar di SDN Fatululat dapat kembali normal dengan fasilitas yang lebih baik dan aman.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang menunjukkan tanggap darurat dalam menangani dampak longsor yang menimpa SDN Fatululat.

Relokasi sementara ke SMA Negeri 1 Amfoang Tengah memastikan pendidikan tetap berjalan, sementara pembangunan gedung baru dijadwalkan pada 2026 dengan dana DAU.

Dengan prioritas pembangunan dan dukungan anggaran Rp5 miliar, SDN Fatululat siap untuk bangkit kembali, menghadirkan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi generasi penerus di Kabupaten Kupang.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.