BB – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung lokasi pengungsian warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, 14 November 2024.
Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap ribuan warga yang mengungsi sejak erupsi terjadi pada 3 November 2024 lalu.
Gibran hadir didampingi sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala BNPB Suharyanto, Pj. Gubernur NTT Andriko Noto Susanto, serta Pj. Bupati Flores Timur Sulastri H.I. Rasyid.
Kehadiran mereka menunjukkan sinergi pemerintah pusat dalam penanganan bencana di wilayah terdampak erupsi Gunung Lewotobi.
Setelah tiba di Larantuka, Gibran langsung menuju Posko Lapangan Konga di SDK Konga. Di sana, ia berdialog dengan para pengungsi, mendengarkan kondisi dan kebutuhan mereka secara langsung.
Mantan Wali Kota Solo ini juga menyempatkan diri mengunjungi area Trauma Healing untuk anak-anak, memberikan mainan, dan menyapa mereka dengan hangat.
Selain Posko Konga, Gibran melanjutkan kunjungan ke Posko Lapangan Kobasoma di SDK Pukaunu, serta Posko Lapangan Lewolaga dan Eputobi. Di tiap posko, Gibran memastikan kesiapan logistik, pelayanan kesehatan, dan kenyamanan warga yang berada di lokasi pengungsian.
Hal ini dilakukannya sesuai arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Kunjungan Wakil Presiden Gibran ini dilakukan setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Makassar dan Tana Toraja, Sulawesi Selatan.
“Kehadiran beliau di sini membawa harapan bagi kami. Kami senang karena pemerintah peduli dan langsung turun tangan membantu kami,” ujar salah seorang pengungsi di Posko Konga.
Menurut data pemerintah terbaru per 14 November 2024, terdapat sekitar 13.649 pengungsi yang tersebar di berbagai titik pengungsian di Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Sikka.
Beberapa titik utama meliputi Posko Lapangan Konga (1.748 pengungsi), Posko Bokang Wulumatang (595 pengungsi), Posko Lewolaga (2.343 pengungsi), Posko Duntana Lewoingu atau Eputobi (979 pengungsi), Posko Kabupaten Sikka (3.429 pengungsi), Posko Kobasoma (644 pengungsi), Posko Ile Gerong (350 pengungsi), serta Posko Pengungsian Mandiri dengan jumlah mencapai 3.561 pengungsi.
Kepala BNPB Suharyanto menyebutkan bahwa distribusi bantuan terus dilakukan secara berkala agar kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi.
“Kami berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh jajaran untuk memastikan logistik selalu tersedia bagi pengungsi,” ungkapnya.
Gibran dan tim berharap kunjungan mereka dapat memberikan dorongan moral bagi para korban dan memastikan pemerintah hadir dalam situasi darurat ini.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
