BB– Pemerintah Kabupaten Kupang di bawah kepemimpinan Pj. Bupati Kupang, Alexon Lumba, terus memperkuat komitmen dalam menanggulangi kemiskinan ekstrem melalui kolaborasi lintas sektor.
Dalam upaya mencapai target penghapusan kemiskinan ekstrem pada 2024, Pemkab Kupang melakukan berbagai terobosan dan inovasi berbasis program pro-rakyat yang fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu inovasi terdepan yang diusung oleh Pj. Bupati Alexon Lumba adalah pemanfaatan Emas Hijau.
Inovasi ini bertujuan meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita dengan memanfaatkan serpihan kayu pohon kedondong hutan (Lannea coromandelica), yang dikelola oleh masyarakat lokal melalui kerja sama dengan pihak swasta.
Program ini menjanjikan kepastian pasar dan kesinambungan produksi, sehingga dapat menggenjot perekonomian masyarakat secara signifikan.
Dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penanggulangan Kemiskinan yang digelar di Kantor Bupati Kupang, Selasa (24/9), Alexon menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat.
“Hanya dengan kolaborasi lintas sektor, kita dapat memastikan penghapusan kemiskinan ekstrem dapat tercapai,” tegasnya.
Menurut data terbaru, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Kupang pada 2023 mencapai 90.230 jiwa atau 21,78% dari total penduduk. Namun, upaya intensif telah berhasil mengurangi angka kemiskinan ekstrem dari 24.280 jiwa pada 2022 menjadi 8.640 jiwa pada 2023, atau turun dari 5,98% menjadi 2,09%.
Pemkab Kupang telah menetapkan tiga pilar utama untuk pengentasan kemiskinan, yaitu: mengurangi beban pengeluaran masyarakat, meningkatkan pendapatan, serta menghapus kantong-kantong kemiskinan.
Melalui 47 program, 56 kegiatan, dan 166 subkegiatan dengan total anggaran Rp274 miliar, Pemkab Kupang berharap bisa mempercepat penurunan angka kemiskinan secara efektif.
Dalam sambutannya, Alexon juga menyoroti pentingnya keterlibatan pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR)
“Dengan keterbatasan anggaran pemerintah, kontribusi sektor swasta menjadi sangat penting, terutama dalam mendukung program-program penanggulangan kemiskinan,” ujarnya.
Langkah-langkah strategis ini menjadi salah satu bentuk nyata upaya Pemkab Kupang dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan yang komprehensif, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Acara ini ditutup dengan penandatanganan Komitmen Bersama oleh berbagai pihak terkait, sebagai wujud sinergi untuk meningkatkan PDRB per kapita masyarakat Kupang melalui pengembangan usaha pengelolaan Emas Hijau.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
