BB – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Novita Foenay, menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam upaya penurunan stunting. 

Dalam acara Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Aksi 5 yang diselenggarakan di Hotel Pelangi,19/09/2024 Kota Kupang.

Novita mengajak seluruh Kader Pembangunan Manusia (KPM) di Kabupaten Kupang untuk terus bekerja sama secara terintegrasi dalam menangani masalah stunting.

Kegiatan ini bertujuan memastikan mobilisasi KPM di seluruh desa di Kabupaten Kupang berjalan dengan baik dan optimal. 

Para KPM memiliki peran penting dalam membantu pemerintah desa melakukan intervensi gizi yang terintegrasi, khususnya pada kelompok sasaran 1000 hari pertama kehidupan anak.

Novita Foenay dalam sambutannya menekankan bahwa penanganan stunting memerlukan koordinasi yang kuat dari berbagai pemangku kepentingan, baik dalam intervensi gizi spesifik maupun sensitif. Oleh karena itu, upaya konvergensi ini menjadi penting untuk menyelaraskan berbagai sumber daya yang ada. 

“Kader Pembangunan Manusia berperan aktif dalam memastikan setiap rumah tangga sasaran, termasuk di pelosok desa, mendapatkan layanan berkualitas. Ini sangat penting untuk mencegah stunting dan memastikan kesehatan generasi masa depan,” ujar Novita.

Lebih lanjut, Novita menyampaikan apresiasinya kepada para KPM yang telah bekerja keras dalam melakukan intervensi langsung di lapangan. Pemerintah Kabupaten Kupang berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan secara berkala, memastikan KPM mampu menjalankan peran mereka secara optimal.

Selain itu, Novita berharap agar melalui pembinaan yang terarah, KPM mampu membantu desa dalam melaksanakan program penurunan stunting yang lebih efektif dan terintegrasi. Ini akan mendukung upaya pemerintah dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Kupang.

Acara ini juga dihadiri oleh Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kupang, Sorta Lumba-Turnip, Kepala Dinas PMD Marthen Rahakbauw, Kepala Dinas DP2KB Tjokorda Swastika, dan Kepala Dinas Kesehatan Yoel Laitabun. Mereka sepakat bahwa sinergi antar-lembaga serta keterlibatan masyarakat melalui KPM menjadi kunci penting dalam menyukseskan program penurunan stunting.

Kader Pembangunan Manusia berfungsi sebagai penggerak utama dalam memberikan pemantauan dan edukasi terkait layanan kesehatan dan gizi di tingkat desa. 

Fokus utama mereka adalah memastikan bahwa setiap anak dalam 1000 hari pertama kehidupannya mendapatkan akses yang layak terhadap layanan kesehatan, gizi, dan pendidikan.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah dan KPM, diharapkan tingkat stunting di Kabupaten Kupang dapat terus menurun, sehingga tercapai generasi yang lebih sehat dan berkualitas. 

Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Dinas terkait akan terus mendukung dan mengawasi kinerja KPM di setiap desa. Melalui berbagai program pembinaan dan pelatihan, pemerintah berharap KPM dapat semakin optimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Dengan langkah-langkah yang tepat dan koordinasi yang baik, Kabupaten Kupang menargetkan penurunan angka stunting secara signifikan, sejalan dengan visi pemerintah untuk menciptakan generasi muda yang sehat dan berdaya saing.

 

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.