<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sulamu Dapat Perhatian &#8211; BuserBindo.Com</title>
	<atom:link href="https://buserbindo.com/tag/sulamu-dapat-perhatian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://buserbindo.com</link>
	<description>Buru Sergap Bhayangkara Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 May 2026 02:11:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2024/03/cropped-thumb-32x32.png</url>
	<title>Sulamu Dapat Perhatian &#8211; BuserBindo.Com</title>
	<link>https://buserbindo.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sulamu Dapat Perhatian Khusus Pemerintah Pusat, Yosef Lede: Ini Momentum Kebangkitan Pesisir</title>
		<link>https://buserbindo.com/regional/sulamu-dapat-perhatian-khusus-pemerintah-pusat-yosef-lede-ini-momentum-kebangkitan-pesisir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aminadab Bones]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 02:11:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Ini Momentum]]></category>
		<category><![CDATA[Kebangkitan Pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[Khusus]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Pusat]]></category>
		<category><![CDATA[Sulamu Dapat Perhatian]]></category>
		<category><![CDATA[Yosef Lede]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://buserbindo.com/?p=8515</guid>

					<description><![CDATA[KUPANG, BBC — Pemerintah Kabupaten Kupang terus mendorong penguatan sektor ekonomi masyarakat pesisir melalui pengembangan budidaya rumput laut. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan penyerahan bantuan sarana dan prasarana budidaya rumput laut kepada kelompok masyarakat di Kecamatan Sulamu, Sabtu, 9 Mei 2026. Bantuan tersebut merupakan dukungan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI untuk membantu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://buserbindo.com/tag/buserbindo"><strong>KUPANG, BBC</strong></a> — Pemerintah Kabupaten Kupang terus mendorong penguatan sektor ekonomi masyarakat pesisir melalui pengembangan budidaya rumput laut.</p>
<p>Komitmen tersebut ditunjukkan dengan penyerahan bantuan sarana dan prasarana budidaya rumput laut kepada kelompok masyarakat di Kecamatan Sulamu, Sabtu, 9 Mei 2026.</p>
<p>Bantuan tersebut merupakan dukungan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat sektor perikanan dan kelautan di Kabupaten Kupang.</p>
<p>Bupati Kupang, Yosef Lede mengatakan bantuan yang diterima masyarakat Sulamu merupakan hasil perjuangan panjang pemerintah daerah bersama masyarakat.</p>
<p>Dalam sambutannya, Yosef Lede mengajak masyarakat untuk bersyukur karena bantuan yang telah lama diperjuangkan akhirnya dapat terealisasi.</p>
<p>“Kita bersyukur kepada Tuhan karena bantuan ini akhirnya bisa diserahkan kepada masyarakat. Ini bukan datang begitu saja, tetapi melalui perjuangan panjang, komunikasi dengan pemerintah pusat, dan doa masyarakat Sulamu,” ujar Yosef Lede.</p>
<p>Menurutnya, perhatian Pemerintah Pusat terhadap Kabupaten Kupang semakin terlihat melalui berbagai program strategis nasional yang kini mulai menyentuh masyarakat daerah, termasuk kawasan pesisir.</p>
<p>Ia menyebut sejumlah program Presiden Prabowo Subianto seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, hingga Program Kampung Nelayan Merah Putih menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat.</p>
<p>Yosef Lede juga mengingatkan para penerima bantuan agar memanfaatkan seluruh sarana budidaya dengan baik dan menjaga kelestarian lingkungan laut. Ia menegaskan penggunaan alat yang merusak ekosistem tidak akan ditoleransi.</p>
<p>“Saya minta bantuan ini dijaga dan digunakan sesuai peruntukan. Jangan ada yang menggunakan cara-cara yang merusak lingkungan laut atau mengganggu jalur pelayaran nelayan,” tegasnya.</p>
<p>Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kupang juga berkomitmen mengembangkan potensi rumput laut hingga ke tahap hilirisasi produk.</p>
<p>Pemerintah daerah saat ini sedang menjajaki kerja sama dengan investor untuk membangun industri pengolahan rumput laut agar hasil produksi masyarakat memiliki nilai tambah ekonomi yang lebih tinggi.</p>
<p>Tak hanya itu, pemerintah juga telah mengusulkan pengembangan lahan budidaya rumput laut seluas 1.000 hektar kepada Kementerian untuk mendukung perluasan usaha masyarakat pesisir di wilayah potensial lainnya.</p>
<p>“Kami ingin rumput laut tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi bisa diolah sehingga memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” tambah Yosef Lede.</p>
<p>Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Kupang, pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT, pimpinan perangkat daerah Kabupaten Kupang, Camat Sulamu, Kapolsek Sulamu, serta tokoh masyarakat setempat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
