<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Perbatasan &#8211; BuserBindo.Com</title>
	<atom:link href="https://buserbindo.com/tag/perbatasan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://buserbindo.com</link>
	<description>Buru Sergap Bhayangkara Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Nov 2025 10:48:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2024/03/cropped-thumb-32x32.png</url>
	<title>Perbatasan &#8211; BuserBindo.Com</title>
	<link>https://buserbindo.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sprintug Diterbitkan, Kajari Kabupaten Kupang Bongkar Dugaan Penyimpangan Proyek Jalan Strategis Perbatasan</title>
		<link>https://buserbindo.com/regional/sprintug-diterbitkan-kejari-kabupaten-kupang-bongkar-dugaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aminadab Bones]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2025 10:44:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[amfoang timur]]></category>
		<category><![CDATA[apbn]]></category>
		<category><![CDATA[Bongkar Dugaan]]></category>
		<category><![CDATA[jalan negara]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Neolelo]]></category>
		<category><![CDATA[Oepoli]]></category>
		<category><![CDATA[Penyimpangan]]></category>
		<category><![CDATA[Perbatasan]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek Jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Sprintug Diterbitkan]]></category>
		<category><![CDATA[Strategis Perbatasan]]></category>
		<category><![CDATA[Yupiter selan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://buserbindo.com/?p=7455</guid>

					<description><![CDATA[KUPANG,BBC — Penelusuran dugaan penyimpangan dalam proyek pembangunan jalan strategis perbatasan semakin intensif. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Kupang, Selan secara resmi menerbitkan Surat Perintah Tugas (Sprintug) kepada penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) untuk melakukan pengumpulan data, dokumen dan bukti terkait pembangunan jalan negara ruas Noelelo–Oepoli, yang dikerjakan pada tahun 2021 dengan nilai kontrak mencapai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://buserbindo.com/tag/buserbindo"><strong>KUPANG,BBC</strong></a> — Penelusuran dugaan penyimpangan dalam proyek pembangunan jalan strategis perbatasan semakin intensif.</p>
<p>Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Kupang, Selan secara resmi menerbitkan Surat Perintah Tugas (Sprintug) kepada penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) untuk melakukan pengumpulan data, dokumen dan bukti terkait pembangunan jalan negara ruas Noelelo–Oepoli, yang dikerjakan pada tahun 2021 dengan nilai kontrak mencapai Rp109 miliar</p>
<p>Langkah ini merupakan tindak lanjut dari inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Kajari Kupang di lokasi proyek, Kecamatan Amfoang Timur.</p>
<p>Dari pemantauan lapangan, ditemukan indikasi kuat penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi kontraktual, yang berpotensi menurunkan kualitas pekerjaan dan menimbulkan kerugian negara.</p>
<p>“Pada sidak Sabtu, 8 November 2025, ditemukan dugaan penggunaan material tidak sesuai spesifikasi. Oleh karena itu, pendalaman dan pengujian material sangat diperlukan. Sprintug telah diterbitkan sebagai dasar hukum penyidikan awal,” tegas Yupiter Selan saat dikonfirmasi, Rabu (19/11/2025).</p>
<p>Setelah penerbitan Sprintug, penyidik Tipidsus segera melakukan pemanggilan terhadap sejumlah pihak terkait, termasuk pejabat dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) NTT dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek.</p>
<p>“Kami telah meminta klarifikasi serta mempelajari dokumen kontrak dan data teknis yang relevan. Semua bukti sedang dianalisis secara komprehensif,” jelas Yupiter.</p>
<p>Tahapan klarifikasi ini menjadi fase awal untuk memastikan kesesuaian antara dokumen kontraktual dengan kondisi fisik lapangan sebelum penyelidikan resmi dilanjutkan.</p>
<p>“Apabila ditemukan bukti permulaan yang cukup, proses akan ditingkatkan ke tahap penyelidikan formal,” tambahnya.</p>
<p>Menurut Kajari Kupang, sidak lapangan di ruas jalan perbatasan mengungkap sejumlah kejanggalan konstruksi. Namun, keterbatasan kewenangan hanya memungkinkan Kejari menangani segmen yang berada di wilayah hukum Kabupaten Kupang.</p>
<p>“Di Oepoli terdapat dua segmen pekerjaan. Karena wilayah hukum terbagi antara Kabupaten Kupang dan TTU, kami hanya menangani satu segmen,” ujar putra berdarah Timor</p>
<p>Beberapa dugaan kejanggalan yang teridentifikasi meliputi:</p>
<p>Material konstruksi tidak memenuhi standar teknis,</p>
<p>Potensi pengurangan volume pekerjaan,</p>
<p>Hasil pekerjaan tidak sebanding dengan nilai kontrak.</p>
<p>Pembangunan ruas jalan Noelelo–Oepoli dilakukan melalui dua tahap oleh perusahaan PT Naviri Konstruksi dan PT Alam Indah pada 2019 dan 2021. Total nilai proyek yang bersumber dari APBN mencapai lebih dari Rp100 miliar.</p>
<p>Ruas jalan ini menjadi bagian dari jalan sabuk merah sektor barat, menghubungkan Napan–Oepoli, dan berfungsi sebagai akses vital transportasi darat bagi puluhan kecamatan yang selama ini mengalami keterisolasian.</p>
<p>Yupiter Selan menegaskan bahwa seluruh proses penyelidikan dilakukan profesional, akuntabel dan berbasis fakta lapangan serta dokumen resmi. Jika ditemukan bukti kuat, kasus ini berpotensi berlanjut ke tahap penyidikan dan penetapan tersangka.</p>
<p>“Kami bekerja secara profesional dan transparan. Setiap dugaan penyimpangan akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas Yupiter.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Membangun Jiwa Nasionalisme Di Perbatasan: Brigjen TNI Joao Xavier Beri Kuliah Wawasan Kebangsaan</title>
		<link>https://buserbindo.com/regional/membangun-jiwa-nasionalisme-di-perbatasan-brigjen-tni-joao-xavier-beri-kuliah-wawasan-kebangsaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aminadab Bones]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Oct 2024 06:43:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Brigjen TNI Joao Xavier Beri Kuliah Wawasan Kebangsaan]]></category>
		<category><![CDATA[Membangun Jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Nasionalisme]]></category>
		<category><![CDATA[Perbatasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://buserbindo.com/?p=2789</guid>

					<description><![CDATA[BB – Dalam upaya memperkuat semangat kebangsaan di kalangan generasi muda, Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes, S.E., M.M., memberikan kuliah umum bertemakan Wawasan Kebangsaan kepada 275 Kadet Mahasiswa Politeknik Ben Mboi Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, pada Senin (28/10/2024). Dalam kuliah umum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400"><a href="https://buserbindo.com/tag/buserbindo"><strong>BB</strong></a> – Dalam upaya memperkuat semangat kebangsaan di kalangan generasi muda, Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes, S.E., M.M., memberikan kuliah umum bertemakan Wawasan Kebangsaan kepada 275 Kadet Mahasiswa Politeknik Ben Mboi Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, pada Senin (28/10/2024).</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Dalam kuliah umum tersebut, Brigjen TNI Joao Xavier menekankan pentingnya wawasan kebangsaan bagi seluruh warga negara Indonesia. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Beliau menyampaikan bahwa nilai-nilai kebangsaan, yang tertuang dalam Pancasila, merupakan fondasi utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, terutama dalam menghadapi tantangan dan ancaman yang semakin kompleks terhadap kedaulatan negara saat ini.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">&#8220;Wawasan Kebangsaan ini menyatu secara utuh dan menjadi jiwa bangsa Indonesia. Nilai-nilainya mengkristal dalam Pancasila sebagai dasar ke-Indonesia-an kita,&#8221; ungkap Brigjen Joao Xavier dalam sambutannya di depan para kadet mahasiswa.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Danrem 161/Wira Sakti juga mengingatkan para kadet mahasiswa agar selalu percaya pada diri sendiri. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Beliau menekankan bahwa apa pun tantangan yang ada di depan, di sekitar, atau bahkan di belakang mereka, tidak akan ada yang bisa mengalahkan potensi yang mereka miliki dalam diri masing-masing.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Selain memperkuat wawasan kebangsaan, Brigjen Joao Xavier mengajak para mahasiswa untuk mulai membangun kesadaran lingkungan. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">“Mulai sekarang, tanam pohon dan peduli terhadap lingkungan. Kita semua punya tanggung jawab menjaga bumi ini, khususnya wilayah perbatasan,” pesannya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kegiatan kuliah umum ini dihadiri oleh Plt. Dekan FVLM Brigadir Jenderal TNI Novi Herianto, yang turut menyampaikan harapannya agar ilmu dan pengalaman yang disampaikan oleh Brigjen Joao Xavier dapat menjadi bekal bagi para kadet mahasiswa dalam belajar, mengembangkan keterampilan, dan menjadi generasi muda yang tangguh di wilayah perbatasan.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Sebagai penutup kegiatan, Brigjen Joao Xavier bersama para pejabat kampus melaksanakan penanaman pohon mangga secara simbolis di Gedung Dekan Ben Mboi Unhan RI. Aksi ini menjadi simbol kepedulian lingkungan sekaligus upaya nyata dalam menghijaukan kampus.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kuliah umum ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat kampus, termasuk Wadek 1 Unhan Brigjen TNI Marsa Tatar Bonar Silitonga, Wadek II Kolonel (L) Dovian Isjafrin, Danmen Kol. Kav Nasrudin, serta beberapa dosen dan staf kampus. Kehadiran para pemimpin ini menjadi motivasi bagi para kadet mahasiswa untuk terus mengembangkan wawasan kebangsaan dan menumbuhkan jiwa nasionalisme di dalam diri mereka.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Melalui kegiatan ini, Brigjen Joao Xavier berharap generasi muda, khususnya di wilayah perbatasan, dapat menjadi pelopor dalam menjaga kesatuan bangsa dan menghadapi tantangan yang ada dengan semangat kebangsaan yang kuat. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kegiatan ini tidak hanya memperkuat jiwa nasionalisme para kadet mahasiswa tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi muda yang berdaya saing, tangguh, dan peduli terhadap lingkungan serta masa depan bangsa.</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
