<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Muda &#8211; BuserBindo.Com</title>
	<atom:link href="https://buserbindo.com/tag/muda/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://buserbindo.com</link>
	<description>Buru Sergap Bhayangkara Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 May 2025 13:07:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2024/03/cropped-thumb-32x32.png</url>
	<title>Muda &#8211; BuserBindo.Com</title>
	<link>https://buserbindo.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Muda, Cakap, dan Berani: Penasehat Maurid Buka Fakta Kebohongan di Sidang Kasus Pisang</title>
		<link>https://buserbindo.com/hukum-kriminal/muda-cakap-dan-berani-penasehat-maurid-buka-fakta-kebohongan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aminadab Bones]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 May 2025 12:56:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berani: Pengacara Maurid]]></category>
		<category><![CDATA[Buka Fakta Kebohongan]]></category>
		<category><![CDATA[Cakap]]></category>
		<category><![CDATA[Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Sidang Kasus Pisang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://buserbindo.com/?p=5430</guid>

					<description><![CDATA[BB — Dalam sidang lanjutan kasus dugaan pencurian anakan pisang Cavendish yang melibatkan terdakwa Gasper Tipnoni, sorotan tajam datang dari pengacara muda asal Fatuleu, Maurid Muni Bait, S.H. Dalam sidang pemeriksaan saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Selasa (20/5/2025), Maurid menegaskan adanya ketidaksesuaian keterangan saksi dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saat di kepolisian. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://buserbindo.com/tag/buserbindo"><strong>BB</strong></a> — Dalam sidang lanjutan kasus dugaan pencurian anakan pisang Cavendish yang melibatkan terdakwa Gasper Tipnoni, sorotan tajam datang dari pengacara muda asal Fatuleu, Maurid Muni Bait, S.H.</p>
<p>Dalam sidang pemeriksaan saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Selasa (20/5/2025), Maurid menegaskan adanya ketidaksesuaian keterangan saksi dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saat di kepolisian.</p>
<p>&#8220;Hakim harus melihat bahwa banyak keterangan para saksi yang secara terang benderang telah menipu di dalam ruang sidang. Ini bukan sekadar penyimpangan, ini kebohongan hukum,&#8221; ujar Maurid lantang.</p>
<p>Maurid menyebut bahwa keterangan saksi-saksi, termasuk saksi korban, tidak sinkron dengan dakwaan maupun fakta lapangan.<br />
Salah satu saksi korban bahkan menyatakan tidak ingin memberikan kesaksian yang memberatkan Gasper karena meyakini bahwa pelaku utama bukanlah terdakwa.</p>
<p>&#8220;Saksi menyebut nama Rudi, bukan Gasper. Bahkan nama-nama seperti Ruben Masneno, Andi Suryono, dan beberapa pihak dari dinas juga disebut turut terlibat. Namun, dakwaan justru fokus pada Gasper,&#8221; tegas Maurid.</p>
<p>Menurutnya, Rudi adalah sosok yang menyimpulkan pernyataan Gasper secara keliru.<br />
&#8220;Gasper tidak pernah menyuruh untuk mencuri. Ia hanya mengatakan anakan pisang itu bisa diambil jika sudah mendapat izin dari pemilik kebun, Pak Yohanes,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sayangnya, konfirmasi itu tidak pernah dilakukan, sehingga menimbulkan tafsir sepihak yang dijadikan dasar tindakan pencurian.</p>
<p>Empat saksi fakta yang dihadirkan JPU dalam sidang juga tidak ada satu pun yang menyaksikan langsung tindakan pencurian oleh Gasper. Ini, menurut Maurid, menjadi tanda besar bahwa tuduhan kepada kliennya sangat lemah.</p>
<p>&#8220;Rudi adalah orang cakap secara hukum, dewasa, tamatan SMA, dan tidak memiliki gangguan mental. Orang dengan kecakapan seperti itu tidak bisa berlindung di balik alasan ketidaktahuan hukum. Ia tahu bahwa mengambil barang milik orang lain tanpa izin adalah perbuatan melawan hukum,&#8221; tegas Maurid.</p>
<p>Lebih jauh, ia menyesalkan kesaksian dari Ruben Masneno yang telah lama berteman dengan Gasper.<br />
&#8220;Ruben dan Gasper berteman sejak lama, bahkan sebelum kakak Ruben  menjabat sebagai Bupati. Tapi hari ini, Ruben menyangkal semua itu, bahkan menyangkal bantuan dan kebun yang ditanamnya sendiri. Ini sungguh menyedihkan,&#8221; ujarnya dengan nada getir.</p>
<p>Dalam sidang, Maurid juga menyoroti ketidakkonsistenan kesaksian dari pihak Dinas Pertanian.</p>
<p>&#8220;Kepala dinas dan saksi lain seperti Ibu Amin Juariah menyatakan tidak pernah berkomunikasi dengan Gasper. Padahal, bukti percakapan digital menunjukkan sebaliknya. Ini bisa diperiksa melalui HP dan sangat mudah dibuktikan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Ia menyatakan bahwa Gasper tidak memiliki kaitan langsung dengan pencurian tersebut, dan justru pihak-pihak lain yang mengambil pisanglah yang harus bertanggung jawab secara hukum.</p>
<p>&#8220;Kami juga mempertanyakan kenapa pihak seperti Andi, Rudi, dan Ruben yang mengambil anakan pisang di kebun Pak Yohanes tidak diperiksa secara mendalam. Bahkan Ruben mengakui bahwa anakan pisang yang ditanamnya telah berbuah dan ia menikmati hasilnya. Ini jelas unsur penadahan!&#8221; tegasnya.</p>
<p>Maurid mengaku selama kariernya sebagai pengacara, baru kali ini ia merasa harus bersikap lebih keras di ruang sidang.<br />
&#8220;Saya jarang sekali bersikap frontal, tapi ini penipuan hukum yang nyata. Saya harus membela kebenaran,&#8221; katanya penuh emosi.</p>
<p>Ia juga menyampaikan kritik tajam terhadap proses seleksi rekanan pengadaan anakan pisang.<br />
&#8220;Banyak program pemerintah yang baik, tapi jangan pilih penyedia asal-asalan. Lihat saja, penyedia yang tidak punya kebun, tidak punya pisang, tapi dipercaya lalu lari dari tanggung jawab,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Menutup keterangannya, Maurid menyatakan akan fokus terlebih dahulu pada pembelaan terhadap terdakwa.</p>
<p>&#8220;Langkah hukum lanjutan sedang kami pertimbangkan. Kami tidak ingin terburu-buru, yang jelas kami akan lawan kebohongan ini demi keadilan sejati,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Kasus ini menjadi cermin bahwa keadilan bukan hanya soal siapa yang bersuara paling keras, tapi siapa yang membawa bukti paling terang. Sidang lanjutan dijadwalkan pekan depan, dan publik Kupang menanti: akankah kebenaran berpihak pada yang benar?</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kepedulian Ketua Bhayangkari Ny. Julie Sigit Prabowo, Inspirasi bagi Kupang dan Generasi Muda</title>
		<link>https://buserbindo.com/regional/kepedulian-ketua-bhayangkari-ny-julie-sigit-prabowo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aminadab Bones]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Nov 2024 21:17:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kepedulian Ketua Bhayangkari Ny. Julie Sigit]]></category>
		<category><![CDATA[Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://buserbindo.com/?p=2924</guid>

					<description><![CDATA[BB — Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Julie Sigit Prabowo, melakukan kunjungan penuh makna di Polres Kupang dalam rangkaian kegiatan bakti sosial (bansos) yang ditujukan bagi masyarakat Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).  Kunjungan ini membawa bantuan sekaligus menjadi inspirasi bagi warga Kupang, terutama generasi muda. Ny. Julie Sigit Prabowo, yang didampingi Ketua Bhayangkari Daerah NTT, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400"><a href="https://buserbindo.com/tag/buserbindo"><strong>BB</strong></a> — Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Julie Sigit Prabowo, melakukan kunjungan penuh makna di Polres Kupang dalam rangkaian kegiatan bakti sosial (bansos) yang ditujukan bagi masyarakat Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kunjungan ini membawa bantuan sekaligus menjadi inspirasi bagi warga Kupang, terutama generasi muda.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Ny. Julie Sigit Prabowo, yang didampingi Ketua Bhayangkari Daerah NTT, Ny. Kathy Daniel Tahi Monang, bersama rombongan, mendapat sambutan hangat dari Ketua Bhayangkari Cabang Kabupaten Kupang, Ny. Kadek Agung Wirata, beserta seluruh anggota Bhayangkari Polres Kupang. Mereka disambut dengan prosesi adat Natoni serta pengalungan selendang sebagai simbol penghormatan dan keakraban dari masyarakat setempat.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Sebagai wujud kepeduliannya, Ny. Julie memimpin langsung kegiatan pembagian bantuan sosial yang meliputi paket sembako dan perlengkapan sekolah bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya kalangan kurang mampu dan anak-anak sekolah. Bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kupang.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">&#8220;Saya sangat berterima kasih kepada masyarakat dan para siswa yang telah menunggu kehadiran kami. Semoga bantuan ini bisa memberikan manfaat bagi yang membutuhkan,&#8221; ujar Ny. Julie.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kegiatan bakti sosial ini disambut antusias oleh warga. Anak-anak terlihat ceria menerima perlengkapan sekolah yang sangat dibutuhkan, sementara penerima bantuan sembako mengungkapkan rasa syukur atas perhatian dan dukungan yang mereka terima dari Ketua Umum Bhayangkari. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Ketua Bhayangkari Cabang Kabupaten Kupang, Ny. Kadek Agung Wirata, juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian Ny. Julie terhadap masyarakat setempat. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Menurutnya, kehadiran dan dukungan dari Ketua Bhayangkari ini memberikan semangat dan menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Bhayangkari untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kegiatan ini ditutup dengan doa syukur dan foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan solidaritas. Ny. Julie Sigit Prabowo berharap agar semangat kebersamaan ini terus tumbuh dalam diri masyarakat, demi membangun masa depan yang lebih baik bagi Kupang dan generasi mendatang. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kunjungan ini tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga pesan kepedulian dan harapan untuk generasi muda Kupang agar selalu memiliki semangat berbagi dan bersatu dalam membangun kesejahteraan bersama.</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
