<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Komitmen Bersama &#8211; BuserBindo.Com</title>
	<atom:link href="https://buserbindo.com/tag/komitmen-bersama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://buserbindo.com</link>
	<description>Buru Sergap Bhayangkara Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Jan 2026 22:19:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2024/03/cropped-thumb-32x32.png</url>
	<title>Komitmen Bersama &#8211; BuserBindo.Com</title>
	<link>https://buserbindo.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Komitmen Bersama Pengawasan Keuangan, Wakil Bupati Kupang Hadiri Sertijab Kepala BPKP NTT</title>
		<link>https://buserbindo.com/regional/komitmen-bersama-pengawasan-keuangan-wakil-bupati-kupang-hadiri-sertijab-kepala-bpkp-ntt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aminadab Bones]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 22:19:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Aurum Obe Titu Eki]]></category>
		<category><![CDATA[BPKP NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Hadiri Sertijab Kepala]]></category>
		<category><![CDATA[Komitmen Bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Pengawasan Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Bupati Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://buserbindo.com/?p=7828</guid>

					<description><![CDATA[Kupang,BBC — Penguatan sistem pengawasan dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara dan daerah merupakan prasyarat fundamental dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan dan berkelanjutan. Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui kehadiran Wakil Bupati Kupang, Aurum Obe Titu Eki dalam acara Pengukuhan dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://buserbindo.com/tag/buserbindo"><strong>Kupang,BBC</strong></a> — Penguatan sistem pengawasan dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara dan daerah merupakan prasyarat fundamental dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan dan berkelanjutan.</p>
<p>Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui kehadiran Wakil Bupati Kupang, Aurum Obe Titu Eki dalam acara Pengukuhan dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang diselenggarakan di Aula El Tari, Kantor Gubernur NTT, Rabu (14/1/2026).</p>
<p>Pengukuhan dan sertijab dipimpin langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, dari pejabat sebelumnya Rizal Suhaili kepada Kapsari sebagai Kepala Perwakilan BPKP Provinsi NTT.</p>
<p>Prosesi ini merepresentasikan kesinambungan kelembagaan dalam rangka menjaga stabilitas fungsi pengawasan internal pemerintah, sekaligus memperkuat peran strategis BPKP sebagai mitra pemerintah daerah dalam pengendalian pengelolaan keuangan publik.</p>
<p>Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT Irjen Pol. (Purn) Johni Asadoma, Ketua DPRD NTT Emilia Nomleni, Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pangan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi NTT, Kepala BPK Perwakilan NTT, para Bupati dan Wakil Bupati se-Provinsi NTT serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.</p>
<p>Kehadiran Wakil Bupati Kupang mencerminkan dukungan institusional Pemerintah Kabupaten Kupang terhadap penguatan fungsi pengawasan sebagai elemen esensial dalam sistem pemerintahan daerah.</p>
<p>Dalam perspektif tata kelola pemerintahan modern (good governance), pengawasan keuangan tidak hanya dipahami sebagai mekanisme administratif, melainkan sebagai instrumen strategis untuk menjamin efektivitas kebijakan publik, efisiensi penggunaan sumber daya serta perlindungan terhadap kepentingan masyarakat.</p>
<p>Pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel diyakini memiliki korelasi langsung dengan meningkatnya kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.</p>
<p>Kepercayaan tersebut merupakan modal sosial yang menentukan keberhasilan pembangunan. Sebab kekuasaan yang tidak diawasi berpotensi menyimpang dan pembangunan yang tidak akuntabel berisiko kehilangan legitimasi.</p>
<p>Melalui sinergi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan BPKP, diharapkan sistem pengawasan keuangan di Provinsi Nusa Tenggara Timur semakin profesional, objektif dan adaptif terhadap dinamika pembangunan.</p>
<p>Sertijab ini tidak semata-mata dimaknai sebagai pergantian kepemimpinan administratif, melainkan sebagai momentum konsolidasi nilai-nilai integritas, tanggung jawab dan pelayanan publik.</p>
<p>Pada akhirnya, pengawasan yang kuat hari ini merupakan investasi moral dan institusional untuk menjamin keadilan fiskal serta kesejahteraan masyarakat di masa depan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengadilan Agama Atambua Awali 2025 dengan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas</title>
		<link>https://buserbindo.com/regional/pengadilan-agama-atambua-awali-2025-dengan-komitmen-bersama-dan-pakta-integritas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aminadab Bones]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jan 2025 11:46:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Komitmen Bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Pakta Integritas]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadilan Agama Atambua Awali 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://buserbindo.com/?p=3812</guid>

					<description><![CDATA[BB – Mengawali tahun 2025, Pengadilan Agama Atambua memulai program kerja dengan kegiatan penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas. Acara yang berlangsung di awal Januari ini menjadi momentum penting bagi seluruh aparatur untuk memperkuat integritas dan profesionalisme, terutama setelah meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada akhir tahun 2024. Dalam kegiatan tersebut, Ketua Pengadilan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://buserbindo.com/tag/buserbindo"><strong>BB</strong></a> – Mengawali tahun 2025, Pengadilan Agama Atambua memulai program kerja dengan kegiatan penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas.</p>
<p>Acara yang berlangsung di awal Januari ini menjadi momentum penting bagi seluruh aparatur untuk memperkuat integritas dan profesionalisme, terutama setelah meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada akhir tahun 2024.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, Ketua Pengadilan Agama Atambua, Hafidz Umami, secara simbolis menyematkan PIN WBK kepada dua aparatur, yaitu Panitera dan Sekretaris.</p>
<p>Penyematan ini merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam membantu instansi meraih predikat WBK.</p>
<p>Selain itu, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Kontrak Kerja untuk tenaga PPNPN (Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri) yang berlaku selama satu tahun ke depan.</p>
<p>Dalam sambutannya, Hafidz Umami mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan mempertahankan prestasi yang telah diraih.</p>
<p>“Predikat WBK bukanlah hasil kerja sebagian orang, melainkan kerja keras dan kerjasama seluruh aparatur Pengadilan Agama Atambua. Kita harus terus menjaga komitmen ini,” ujarnya.</p>
<p>Ia juga mengajak seluruh aparatur untuk berkomitmen lebih tinggi guna meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).</p>
<p>“Ini adalah tantangan kita bersama di tahun 2025. Dengan kerja keras, integritas, dan sinergi, saya yakin kita bisa mencapainya,” tambahnya.</p>
<p>Predikat WBBM merupakan target selanjutnya bagi Pengadilan Agama Atambua sebagai bentuk peningkatan kualitas pelayanan publik dan pengelolaan birokrasi yang bersih.</p>
<p>Hafidz Umami menegaskan bahwa langkah awal berupa penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas menjadi fondasi untuk mewujudkan visi tersebut.</p>
<p>Pengadilan Agama Atambua menunjukkan komitmen kuat dalam memulai tahun 2025 dengan menegaskan integritas dan profesionalisme.</p>
<p>Langkah ini diharapkan mampu mempertahankan predikat WBK dan membawa instansi menuju capaian yang lebih tinggi, yaitu WBBM.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
