<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kepala Desa: Jasa Mereka Harus Dihitung &#8211; BuserBindo.Com</title>
	<atom:link href="https://buserbindo.com/tag/kepala-desa-jasa-mereka-harus-dihitung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://buserbindo.com</link>
	<description>Buru Sergap Bhayangkara Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 15 Aug 2025 06:49:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2024/03/cropped-thumb-32x32.png</url>
	<title>Kepala Desa: Jasa Mereka Harus Dihitung &#8211; BuserBindo.Com</title>
	<link>https://buserbindo.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemangku Adat Tolnaku Terima Insentif, Kepala Desa: Jasa Mereka Harus Dihitung</title>
		<link>https://buserbindo.com/regional/pemangku-adat-tolnaku-terima-insentif-kepala-desa-jasa-mereka-harus-dihitung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aminadab Bones]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2025 06:49:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Ananias mella]]></category>
		<category><![CDATA[kepala desa Tolnaku]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Desa: Jasa Mereka Harus Dihitung]]></category>
		<category><![CDATA[Pemangku Adat Tolnaku]]></category>
		<category><![CDATA[Terima Insentif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://buserbindo.com/?p=6448</guid>

					<description><![CDATA[KUPANG,BBC — Sebanyak enam belas pemangku adat di Desa Tolnaku, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, menerima insentif yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2025. Penyerahan insentif tersebut dilaksanakan di aula Kantor Desa Tolnaku, sebagai bentuk penghargaan pemerintah desa terhadap peran strategis lembaga adat dalam menjaga kelestarian budaya dan tatanan sosial masyarakat. Kepala Desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://buserbindo.com/tag/buserbindo"><strong>KUPANG,BBC</strong></a> — Sebanyak enam belas pemangku adat di Desa Tolnaku, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, menerima insentif yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2025. Penyerahan insentif tersebut dilaksanakan di aula Kantor Desa Tolnaku, sebagai bentuk penghargaan pemerintah desa terhadap peran strategis lembaga adat dalam menjaga kelestarian budaya dan tatanan sosial masyarakat.</p>
<p>Kepala Desa Tolnaku, Ananias Mella menyampaikan kepada wartawan bahwa keberadaan lembaga adat di setiap desa memiliki nilai penting yang tidak dapat diabaikan. Menurutnya, pemangku adat adalah figur yang dituakan dan memiliki kontribusi besar dalam menjaga harmoni sosial, menyelesaikan sengketa, serta melestarikan tradisi dan kearifan lokal.</p>
<p>“Setiap desa pasti memiliki orang tua yang dituakan. Jasa dan pengabdian mereka kepada masyarakat harus dihitung dan dihargai. Pemberian insentif ini adalah salah satu wujud nyata penghormatan kami,” ujar Mella</p>
<p>Ia menambahkan, insentif ini diharapkan dapat memberikan motivasi bagi para pemangku adat untuk terus mengemban tugas adat dengan penuh tanggung jawab. Selain itu, pemerintah desa juga berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian nilai-nilai budaya yang menjadi identitas Desa Tolnaku.</p>
<p>Kegiatan ini mendapat apresiasi dari para tokoh masyarakat yang menilai langkah tersebut sebagai kebijakan yang visioner dan berkelanjutan. Dengan adanya dukungan dari dana desa, diharapkan hubungan antara pemerintah desa dan lembaga adat semakin harmonis, sehingga pembangunan desa dapat berjalan seiring dengan pelestarian budaya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
