<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hari lahir pancasila &#8211; BuserBindo.Com</title>
	<atom:link href="https://buserbindo.com/tag/hari-lahir-pancasila/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://buserbindo.com</link>
	<description>Buru Sergap Bhayangkara Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Jun 2025 11:26:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2024/03/cropped-thumb-32x32.png</url>
	<title>Hari lahir pancasila &#8211; BuserBindo.Com</title>
	<link>https://buserbindo.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Diberkati untuk Jadi Berkat: Bupati Kupang Tegaskan Spirit Pengabdian CPNS</title>
		<link>https://buserbindo.com/regional/diberkati-untuk-jadi-berkat-bupati-kupang-tegaskan-spirit-pengabdian-cpns/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aminadab Bones]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2025 11:26:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Asn profesional]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Yosef Lede:]]></category>
		<category><![CDATA[Cpns kabupaten kupang 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Dedikasi asn]]></category>
		<category><![CDATA[Hari lahir pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Sk pns]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://buserbindo.com/?p=5548</guid>

					<description><![CDATA[BB — Dalam suasana khidmat memperingati Hari Lahir Pancasila, Pemerintah Kabupaten Kupang menggelar upacara resmi di Lapangan Kantor Bupati, Senin (2/6/2025) pagi. Momentum ini dimanfaatkan secara strategis oleh Bupati Kupang, Yosef Lede untuk menyampaikan pesan visioner dan reflektif kepada 225 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 yang hadir mengikuti upacara. Dalam arahannya, Bupati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://buserbindo.com/tag/buserbindo"><strong>BB</strong></a> — Dalam suasana khidmat memperingati Hari Lahir Pancasila, Pemerintah Kabupaten Kupang menggelar upacara resmi di Lapangan Kantor Bupati, Senin (2/6/2025) pagi.</p>
<p>Momentum ini dimanfaatkan secara strategis oleh Bupati Kupang, Yosef Lede untuk menyampaikan pesan visioner dan reflektif kepada 225 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 yang hadir mengikuti upacara.</p>
<p>Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa menjadi seorang aparatur sipil negara (ASN) bukan semata-mata perkara administratif, melainkan panggilan hidup yang mengandung nilai pengabdian, integritas, dan dedikasi tinggi.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-5550 size-full" src="https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250602-WA0017-1.jpg" alt="IMG 20250602 WA0017 1" width="650" height="433" title="Diberkati untuk Jadi Berkat: Bupati Kupang Tegaskan Spirit Pengabdian CPNS 2" srcset="https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250602-WA0017-1.jpg 650w, https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250602-WA0017-1-300x200.jpg 300w, https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250602-WA0017-1-227x151.jpg 227w, https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250602-WA0017-1-24x16.jpg 24w, https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250602-WA0017-1-36x24.jpg 36w, https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250602-WA0017-1-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" /></p>
<p>Ia menyampaikan bahwa proses seleksi CPNS yang ketat dan kompetitif telah menjaring pribadi-pribadi terbaik yang dipercaya untuk menjadi pelayan masyarakat.</p>
<p>“Mau jadi PNS itu tidak mudah. Kalian bersaing dengan ribuan orang. Tidak semua terpanggil, tidak semua orang terpilih. Kalian adalah orang-orang terbaik yang dipilih Tuhan saat ini untuk mengabdi kepada masyarakat. Jangan sia-siakan itu. Kalian diberkati untuk menjadi berkat bagi banyak orang,” ungkap Bupati dengan nada tegas namun penuh kehangatan.</p>
<p>Bupati Yosef juga mengingatkan agar para CPNS segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, membangun komunikasi yang sehat, dan menjunjung tinggi etika birokrasi.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa loyalitas terhadap daerah penugasan harus diutamakan, bukan menjadikan status ASN sebagai batu loncatan menuju daerah lain.</p>
<p>“Mengabdi di Kabupaten Kupang itu harus dari hati. Kalau hanya ingin cepat pindah, bagaimana kita bisa membangun pelayanan publik yang konsisten dan berkualitas? Komitmen minimal dua puluh tahun adalah bentuk tanggung jawab moral dan profesional,” ujar Yosef menekankan pentingnya keberlanjutan dalam pengabdian.</p>
<p>Sementara itu, dua orang CPNS yang ditemui tim Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan.</p>
<p>Maria Sonbai, CPNS yang ditempatkan di Dinas PUPR Kabupaten Kupang, mengaku optimis dan siap belajar banyak dalam tahap awal pengabdiannya.</p>
<p>“Saya sangat bersyukur kepada Tuhan. SK ini menjadi awal dari tanggung jawab besar saya sebagai abdi negara. Saya siap belajar, bekerja keras, dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ujarnya dengan semangat.</p>
<p>Hal senada disampaikan Dodi Ludji, CPNS tenaga kesehatan yang akan bertugas di Puskesmas Sulamu. Ia menyebut penugasan ini sebagai bentuk panggilan iman yang harus dijalani dengan penuh kasih dan dedikasi.</p>
<p>“Saya percaya bahwa melayani masyarakat adalah cara saya membalas berkat Tuhan. Tugas saya dekat langsung dengan masyarakat, jadi saya ingin hadir sebagai penyambung harapan dan solusi kesehatan mereka,” tuturnya.</p>
<p>Momentum Hari Lahir Pancasila yang dirangkaikan dengan penyerahan simbolik SK CPNS menjadi refleksi kuat akan pentingnya nilai-nilai dasar ideologi bangsa dalam praktik birokrasi.</p>
<p>Integritas, keadilan sosial, dan semangat gotong royong menjadi pilar penting dalam membentuk ASN yang profesional dan humanis.</p>
<p>Melalui arahan yang sarat nilai-nilai spiritual dan nasionalisme ini, Bupati Kupang berupaya menciptakan kultur birokrasi yang berorientasi pada pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Pesan “diberkati untuk jadi berkat” bukan hanya ungkapan retoris, melainkan pedoman etis bagi CPNS Kabupaten Kupang untuk menjalani masa baktinya dengan sepenuh hati.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pancasila Menyala di Oelamasi: Bupati dan Wabup Tampil Gagah dengan Kain Adat, Serukan Persatuan di Tengah Keberagaman</title>
		<link>https://buserbindo.com/regional/pancasila-menyala-di-oelamasi-bupati-dan-wabup-tampil-gagah-dengan-kain-adat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aminadab Bones]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2025 09:32:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Asn inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Hari lahir pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia emas 2024]]></category>
		<category><![CDATA[kupang bersatu]]></category>
		<category><![CDATA[Ntt bangkit]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Wabup Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://buserbindo.com/?p=5541</guid>

					<description><![CDATA[BB — Langit pagi Oelamasi, Senin (2/6/2025), menjadi saksi semangat kebangsaan yang menyala di tengah padang hijau Lapangan Kantor Bupati Kupang. Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Kupang tahun ini tak sekadar seremoni. Ia menjelma menjadi ruang refleksi kebangsaan, pendidikan karakter, dan pemaknaan ulang terhadap jati diri bangsa Indonesia. Bupati Kupang, Yosafat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://buserbindo.com/tag/buserbindo"><strong>BB</strong></a> — Langit pagi Oelamasi, Senin (2/6/2025), menjadi saksi semangat kebangsaan yang menyala di tengah padang hijau Lapangan Kantor Bupati Kupang.</p>
<p>Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Kupang tahun ini tak sekadar seremoni. Ia menjelma menjadi ruang refleksi kebangsaan, pendidikan karakter, dan pemaknaan ulang terhadap jati diri bangsa Indonesia.</p>
<p>Bupati Kupang, Yosafat Lede, hadir mengenakan kain adat Amfoang, berdampingan dengan Wakil Bupati Aurum Obe Titu Eki yang membalutkan kain adat Amarasi.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-5543 size-full" src="https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250602-WA0021.jpg" alt="IMG 20250602 WA0021" width="650" height="433" title="Pancasila Menyala di Oelamasi: Bupati dan Wabup Tampil Gagah dengan Kain Adat, Serukan Persatuan di Tengah Keberagaman 5" srcset="https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250602-WA0021.jpg 650w, https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250602-WA0021-300x200.jpg 300w, https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250602-WA0021-227x151.jpg 227w, https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250602-WA0021-24x16.jpg 24w, https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250602-WA0021-36x24.jpg 36w, https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250602-WA0021-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" /></p>
<p>Keduanya tak hanya tampil gagah, tapi juga mengirim pesan simbolik: bahwa akar budaya lokal adalah bagian utuh dari identitas nasional.</p>
<p>Dalam sambutan resmi yang dibacakan Bupati Yosef Lede Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Prof. Drs. Yudian Wahyudi, MA., Ph.D, mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk merenungi kembali nilai luhur Pancasila sebagai rumah besar bagi seluruh anak bangsa.</p>
<p>“Pancasila menyatukan lebih dari 270 juta jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya, dan bahasa yang berbeda. Dalam Pancasila, kita belajar bahwa kebhinekaan bukanlah alasan untuk terpecah, tetapi justru kekuatan untuk bersatu,” tulis Wahyudi dalam amanat yang dibacakan Bupati Lede.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-5544 size-full" src="https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250602-WA0020.jpg" alt="IMG 20250602 WA0020" width="650" height="433" title="Pancasila Menyala di Oelamasi: Bupati dan Wabup Tampil Gagah dengan Kain Adat, Serukan Persatuan di Tengah Keberagaman 6" srcset="https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250602-WA0020.jpg 650w, https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250602-WA0020-300x200.jpg 300w, https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250602-WA0020-227x151.jpg 227w, https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250602-WA0020-24x16.jpg 24w, https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250602-WA0020-36x24.jpg 36w, https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250602-WA0020-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" /></p>
<p>Dalam konteks pembangunan nasional, Wahyudi menekankan bahwa Pemerintah Indonesia telah menetapkan “Asta Cita”—delapan agenda prioritas nasional menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu agenda fundamental adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM).</p>
<p>“Melalui Asta Cita, kita dipanggil untuk merevitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam segala dimensi kehidupan — dari pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang digital. Pancasila harus menjadi inspirasi dalam setiap karya, kebijakan, dan interaksi sosial,” tegasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Wahyudi mengajak semua elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, menghargai perbedaan, dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>“Marilah kita terus bergotong-royong, menjaga persatuan, dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan. Jadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam berkarya, berbangsa, dan bernegara,” pungkasnya.</p>
<p>Tampilnya pemimpin daerah dengan busana adat bukan sekadar seremonial. Ia menjadi narasi tersendiri tentang bagaimana warisan budaya lokal tidak bertentangan dengan semangat nasionalisme—bahkan menjadi penopangnya.</p>
<p>Di tengah globalisasi dan derasnya arus digitalisasi, pesan yang disampaikan dari Oelamasi pagi itu begitu terang: identitas bangsa dibangun dari rumah-rumah adat yang saling menghargai dan bersatu di bawah naungan Pancasila.</p>
<p>Bupati Kupang dalam pernyataan singkat kepada awak media menyebutkan, Hari Lahir Pancasila bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk terus diperjuangkan dalam praktik kehidupan sehari-hari.</p>
<p>“Kita ingin tunjukkan bahwa nilai-nilai luhur bangsa ini hidup di Kabupaten Kupang. Dari gotong royong di desa-desa, toleransi antar umat, hingga semangat melayani di lingkungan birokrasi. Semuanya berakar dari Pancasila,” ujar Yosef Lede.</p>
<p>Momentum Hari Lahir Pancasila juga menjadi cermin bagi dunia pendidikan. Di tengah krisis identitas global dan disrupsi teknologi, pembelajaran tentang ideologi kebangsaan perlu dihidupkan kembali—tidak hanya lewat kurikulum formal, tetapi juga lewat keteladanan dan keterlibatan sosial.</p>
<p>Pancasila tidak boleh sekadar menjadi hafalan pelajar, melainkan harus menjadi napas dalam praktik hidup.</p>
<p>Ia adalah jembatan antara masa lalu dan masa depan, antara lokalitas dan nasionalisme, antara identitas dan kemajuan.</p>
<p>Turut hadir jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolres Kupang AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, Dandim 1604/Kupang Letkol Inf Kadek Abriawan, perwakilan Pengadilan Negeri Oelamasi, Plt. Sekda Marthen Rahakbauw, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, ASN, hingga tenaga kontrak daerah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
