<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Generasi Muda &#8211; BuserBindo.Com</title>
	<atom:link href="https://buserbindo.com/tag/generasi-muda/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://buserbindo.com</link>
	<description>Buru Sergap Bhayangkara Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Oct 2025 09:54:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2024/03/cropped-thumb-32x32.png</url>
	<title>Generasi Muda &#8211; BuserBindo.Com</title>
	<link>https://buserbindo.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dari Oelamasi Mengalun Sumpah, Yosef Lede Menyapa Generasi Kabupaten Kupang Agar Bangkit dan Menyatukan Persatuan</title>
		<link>https://buserbindo.com/regional/dari-oelamasi-mengalun-sumpah-yosef-lede-menyapa-generasi-kabupaten-kupang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aminadab Bones]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 09:54:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Kupang Yosef Lede]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Sumpah Pemuda ke-97]]></category>
		<category><![CDATA[Helong Semau]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Bersatu]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[oelamasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda Bergerak]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Semangat Kebangsaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://buserbindo.com/?p=7260</guid>

					<description><![CDATA[Kupang ,BBC —Kabut pagi menyingkap perlahan di langit Oelamasi. Di halaman Kantor Bupati Kupang, udara seolah menyimpan getar sejarah. Pagi itu, Selasa (28/10/2025), waktu seakan berhenti sejenak memberi ruang bagi gema Hari Sumpah Pemuda ke-97.Dan di tengah barisan merah putih yang berkibar, berdirilah Bupati Kupang, Yosef Lede tegap dalam pakaian adat kebesaran Helong Semau, menyatukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://buserbindo.com/tag/buserbindo"><strong>Kupang ,BBC</strong> </a>—Kabut pagi menyingkap perlahan di langit Oelamasi. Di halaman Kantor Bupati Kupang, udara seolah menyimpan getar sejarah.</p>
<p>Pagi itu, Selasa (28/10/2025), waktu seakan berhenti sejenak memberi ruang bagi gema Hari Sumpah Pemuda ke-97.Dan di tengah barisan merah putih yang berkibar, berdirilah Bupati Kupang, Yosef Lede tegap dalam pakaian adat kebesaran Helong Semau, menyatukan simbol adat dan semangat kebangsaan dalam satu tarikan napas.</p>
<p>Suaranya lirih, namun tajam seperti nasihat seorang ayah kepada anak-anak yang akan berlayar menantang ombak zaman.</p>
<p>“Pemuda harus menjadi pelopor dalam menumbuhkan semangat kebangsaan yang menghargai keberagaman,” ujarnya — bukan sekadar seruan, melainkan doa yang menetes dari nurani pemimpin yang memahami getirnya perpecahan.</p>
<p>Tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” bergema di halaman itu bukan hanya sebagai slogan tahunan, tetapi sebagai manifesto moral bagi generasi Kupang.</p>
<p>Yosef Lede mengajak para muda untuk tidak larut dalam kenyamanan digital yang melenakan, melainkan menjadi pelaku sejarah, menulis masa depan dengan pena yang dicelup dalam integritas dan pengetahuan.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa perjuangan kini tak lagi bersenjatakan bambu runcing, melainkan akal yang jernih, hati yang jujur, dan jiwa yang berdaya cipta.</p>
<p>Tantangan hari ini, katanya, bukan lagi peluru penjajah, melainkan virus kebodohan, kemalasan, intoleransi, dan derasnya arus informasi yang menyesatkan.</p>
<p>“Bangkitlah, wahai pemuda Kupang,”<br />
tutur Yosef, suaranya menembus riuh angin,<br />
“karena bangsa ini menunggu langkahmu,<br />
menunggu tanganmu yang menenun kembali persatuan<br />
yang mulai kusut dihembus zaman.”</p>
<p>Dalam amanat yang penuh refleksi, Yosef Lede menekankan bahwa Sumpah Pemuda bukan artefak sejarah, tetapi ruh yang harus dihidupkan kembali melalui kerja nyata, kolaborasi dan inovasi lintas bidang.</p>
<p>Ia menyeru agar pemuda membangun karakter kebangsaan yang kokoh, kapasitas yang mumpuni dan daya saing yang sehat di tengah pusaran globalisasi.</p>
<p>“Persatuan bukan kata yang usang,” katanya dengan lirih,<br />
“ia adalah napas bangsa,<br />
dan kalian — para pemuda — adalah paru-parunya.”</p>
<p>Pagi itu juga, Pemerintah Kabupaten Kupang menyerahkan SK Pensiun kepada 15 ASN yang akan memasuki masa purna bakti per 1 November 2025.</p>
<p>Di antara wajah-wajah yang menua oleh pengabdian, tampak sorot mata yang teduh — menatap generasi baru yang akan melanjutkan kisah perjuangan dengan cara yang berbeda, namun dengan cinta yang sama.</p>
<p>Langit Oelamasi mulai terang. Namun di hati yang hadir, terasa semburat sendu — sendu karena waktu terus berjalan, namun juga haru karena semangat tidak pernah benar-benar padam.</p>
<p>Dari tanah yang berdebu dan berangin itu, Yosef Lede menitipkan pesan: bahwa setiap pemuda Kupang adalah bara kecil yang dapat menyalakan obor persatuan bangsa.</p>
<p>Bahwa perjuangan hari ini bukan lagi tentang darah yang tumpah,melainkan tentang hati yang menyala — tenang, tekun dan setia pada Indonesia.</p>
<p>“Kupang, jangan diam,”ucapnya menutup upacara dengan nada nyaris seperti doa.<br />
“Sebab dari Timur, cahaya selalu lahir<br />
dan dari semangatmu, Indonesia selalu menemukan arti bersatu.”</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polri Ungkap Modus Judi Online, PBNU Peringatkan Bahaya Bagi Generasi Muda</title>
		<link>https://buserbindo.com/regional/polri-ungkap-modus-judi-online-pbnu-peringatkan-bahaya-bagi-generasi-muda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aminadab Bones]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Nov 2024 23:48:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Bahaya]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi Muda]]></category>
		<category><![CDATA[PBNU Peringatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Polri Ungkap Modus Judi Online]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://buserbindo.com/?p=2851</guid>

					<description><![CDATA[BB – Polri kembali mengungkap kasus perjudian online yang melibatkan beberapa oknum pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Kasus ini mendapat perhatian khusus dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang memperingatkan masyarakat tentang bahaya judi online bagi generasi muda. Ketua PBNU, Ahmad Fahrur Rozi, yang akrab disapa Gus Fahrur, menyampaikan apresiasi terhadap Polri atas kerja [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400"><a href="https://buserbindo.com/tag/buserbindo"><strong>BB</strong></a> – Polri kembali mengungkap kasus perjudian online yang melibatkan beberapa oknum pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Kasus ini mendapat perhatian khusus dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang memperingatkan masyarakat tentang bahaya judi online bagi generasi muda.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Ketua PBNU, Ahmad Fahrur Rozi, yang akrab disapa Gus Fahrur, menyampaikan apresiasi terhadap Polri atas kerja keras dalam menangani kasus judi online ini. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Menurutnya, keterlibatan oknum pegawai Komdigi dalam praktik judi online merupakan pelanggaran serius yang tidak hanya merusak moral, tetapi juga berdampak pada kesehatan mental masyarakat.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">“Kami mengapresiasi langkah Polri yang berhasil mengungkap para pelaku judi online, termasuk dugaan keterlibatan oknum pegawai Komdigi. Ini adalah pelanggaran berat yang harus diusut tuntas,” ujar Gus Fahrur, Jumat (1/11/2024).</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">PBNU secara tegas mendukung upaya pemerintah untuk memberantas judi online di Indonesia. Menurut Gus Fahrur, judi online dapat merusak ekonomi masyarakat dan memberi dampak negatif pada kesehatan mental, terutama bagi generasi muda yang rentan terhadap pengaruh negatif dari praktik perjudian.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Menurut Gus Fahrur, efek dari perjudian online tidak bisa dipandang sebelah mata. Selain menyebabkan stres dan depresi, judi online juga menimbulkan gangguan mental lainnya, seperti kecenderungan berbohong dan perilaku kriminal demi mendapatkan uang untuk berjudi.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Ia menekankan bahwa generasi muda adalah kelompok yang paling rentan terhadap dampak buruk perjudian online.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">“Judi online menyebabkan stres, depresi, serta gangguan mental lainnya, seperti kecenderungan berbohong, mencuri, dan menjual barang berharga. Ini merusak masa depan generasi muda kita,” tegasnya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Pengungkapan kasus judi online ini juga sejalan dengan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya pemberantasan perjudian online sebagai upaya melindungi masyarakat dan mencegah kebocoran ekonomi negara. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Polri berencana melacak aset-aset yang dihasilkan dari judi online dan bekerja sama dengan kementerian terkait untuk memblokir situs-situs serta rekening yang digunakan untuk kegiatan ini.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Dalam penindakan kali ini, Polri mengungkapkan bahwa salah satu penyebab maraknya judi online adalah lemahnya pemblokiran situs judi yang dilakukan oleh pihak Komdigi. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Beberapa oknum pegawai Komdigi diduga menyalahgunakan kewenangan mereka dengan tidak memblokir situs-situs tertentu yang memiliki perjanjian khusus dengan mereka.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">“Mereka diberi wewenang penuh untuk memblokir situs-situs tersebut, namun menyalahgunakannya dengan tidak memblokir situs yang seharusnya dilarang jika ada kesepakatan tertentu,” ujar Kombes Ade Ary Syam Indradi, Kabid Humas Polda Metro Jaya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">PBNU mendukung penuh pembentukan Satgas Pemberantasan Judi Online yang ditetapkan oleh Presiden melalui Keputusan Presiden Nomor 21 Tahun 2024. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Satgas ini diharapkan mampu memperketat pengawasan dan pemberantasan judi online di seluruh Indonesia, serta meminimalisir dampak buruknya bagi generasi muda.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">“Penanganan judi online harus dilakukan dengan serius oleh aparat penegak hukum dan kementerian terkait, sesuai dengan tujuan pembentukan Satgas Pemberantasan Judi Online,” ungkap Gus Fahrur.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Dengan dukungan penuh dari PBNU dan langkah tegas dari Polri, diharapkan pemberantasan judi online di Indonesia dapat berjalan lebih efektif dan melindungi generasi muda dari dampak negatif yang ditimbulkan.</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
