<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Amfoang Tengah &#8211; BuserBindo.Com</title>
	<atom:link href="https://buserbindo.com/tag/amfoang-tengah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://buserbindo.com</link>
	<description>Buru Sergap Bhayangkara Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Dec 2025 09:53:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2024/03/cropped-thumb-32x32.png</url>
	<title>Amfoang Tengah &#8211; BuserBindo.Com</title>
	<link>https://buserbindo.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Semangat Tak Terbatas: Amfoang Tengah Buktikan Jarak Bukan Penghalang Untuk Memuliakan Natal</title>
		<link>https://buserbindo.com/regional/semangat-tak-terbatas-amfoang-tengah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aminadab Bones]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 09:53:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Amfoang Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Bukan Penghalang]]></category>
		<category><![CDATA[Buktikan Jarak]]></category>
		<category><![CDATA[hias pohon natal]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Timor Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Mars prayudin bureni]]></category>
		<category><![CDATA[Memuliakan Natal]]></category>
		<category><![CDATA[Natal 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Semangat Tak Terbatas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://buserbindo.com/?p=7575</guid>

					<description><![CDATA[Kupang,BBC — Dari sebuah wilayah yang sering disebut jauh dan sunyi, sebuah cahaya kecil kembali menyala. Pemerintah Kecamatan Amfoang Tengah menghadirkan karya Natal yang tak sekadar indah, tetapi menggugah jiwa: sebuah pohon Natal berbahan bambu yang berdiri anggun di Jalan Timor Raya, kilometer 41, Kelurahan Camplong I. Pohon itu dihiasi lampu-lampu lits yang berkelip lembut, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://buserbindo.com/tag/buserbindo"><strong>Kupang,BBC</strong> </a>— Dari sebuah wilayah yang sering disebut jauh dan sunyi, sebuah cahaya kecil kembali menyala.</p>
<p>Pemerintah Kecamatan <a href="http://Amfoang Tengah">Amfoang Tengah</a> menghadirkan karya Natal yang tak sekadar indah, tetapi menggugah jiwa: sebuah pohon Natal berbahan bambu yang berdiri anggun di Jalan Timor Raya, kilometer 41, Kelurahan Camplong I.</p>
<p>Pohon itu dihiasi lampu-lampu lits yang berkelip lembut, seakan menyalakan harapan di tengah perjalanan yang panjang dan berbatu.</p>
<p>Camat Amfoang Tengah, Mars Prayudin Bureni memandang karya tersebut bukan hanya sebagai dekorasi, tetapi sebagai ungkapan iman dan kerinduan yang mendalam.</p>
<p>“Natal adalah saat kita mengingat kelahiran Yesus—Terang yang datang di tengah gelap dunia. Kami ingin menghadirkan terang itu, meski dari tempat yang jauh. Sebab damai tidak mengenal batas,” ucap Mars Prayudin dengan suara yang tenang namun penuh keyakinan kepada media Selasa 09/12/2025</p>
<p>Ia mengakui bahwa Amfoang Tengah memang jauh dari Oelamasi, jauh dari keramaian, jauh dari pusat kebijakan. Namun dalam konteks Natal, jarak itu justru melahirkan keteguhan.</p>
<p>“Kami mungkin jauh dari kota, tetapi kami tidak pernah jauh dari kasih Tuhan. Semangat kami justru semakin menyala ketika kami sadar bahwa kami harus membawa damai itu sendiri, melalui tindakan, bukan hanya harapan,” ungkapnya lirih namun membekas.</p>
<p>Pohon Natal dari bambu itu, bagi mereka, bukan sekadar karya seni lomba; tetapi simbol tentang bagaimana iman tumbuh dari kesederhanaan. Bambu—tegak, lentur, tidak mudah patah—menjadi cermin jiwa masyarakat Amfoang.</p>
<p>“Kami memilih bambu karena bambu itu seperti hidup kami: sederhana, tetapi kuat. Pohon Natal ini menjadi peringatan bahwa Tuhan sering bekerja melalui hal-hal sederhana untuk menyatakan hal-hal besar,” jelas Mars Prayudin, matanya memantulkan cahaya lampu yang berkelip.</p>
<p>Ia pun menekankan bahwa keikutsertaan dalam lomba hias pohon Natal bukan tentang kemenangan, tetapi tentang kehadiran.</p>
<p>“Kami ingin menunjukkan bahwa Amfoang Tengah hadir. Bahwa daerah terpencil juga punya suara, punya iman, dan punya kerinduan untuk memuliakan Natal. Pohon ini adalah persembahan kecil kami bagi Kristus yang lahir untuk semua,” tuturnya penuh haru.</p>
<p>Lebih jauh, ia mengingatkan masyarakat agar tidak hanya melihat Natal sebagai perayaan visual, tetapi sebagai perjalanan hati.</p>
<p>“Setiap lampu yang menyala adalah doa. Setiap hiasan adalah ungkapan syukur. Setiap bambu yang disatukan adalah tanda bahwa kami ingin tetap berdiri, meski badai datang,” katanya, suaranya bergetar pelan.</p>
<p>Menutup pernyataannya, Mars Prayudin menyampaikan pesan yang begitu lembut, seolah diarahkan kepada siapa saja yang pernah merasa jauh, kecil, atau tidak terlihat.</p>
<p>“Natal mengajarkan kita bahwa terang Kristus bisa mencapai tempat tergelap. Jika Ia lahir di kandang yang sederhana, maka tidak ada daerah yang terlalu jauh bagi-Nya. Amfoang Tengah memang di ujung, tetapi hati kami selalu di dalam cahaya-Nya,” pungkasnya.</p>
<p>Di tengah angin Timor yang menggigil, pohon bambu itu berdiri—diam, namun berbicara.<br />
Berbisik kepada semua orang yang lewat bahwa Natal bukan tentang kemegahan, melainkan tentang cahaya kecil yang tetap setia menyala, meski di tempat yang paling jauh sekalipun.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bersama Menanam, Bersama Menjaga,10.000 Pohon untuk Amfoang</title>
		<link>https://buserbindo.com/regional/bersama-menanam-bersama-menjaga10-000-pohon-untuk-amfoang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aminadab Bones]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Mar 2025 01:07:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[10.000 Pohon]]></category>
		<category><![CDATA[Amfoang Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Bersama Menanam]]></category>
		<category><![CDATA[Bersama Menjaga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://buserbindo.com/?p=4726</guid>

					<description><![CDATA[BB – Upaya penghijauan di Kabupaten Kupang semakin digencarkan. Bupati Kupang, Yosef Lede, bersama Wakil Bupati Aurum Titu Eki, pimpinan DPRD Tome Da Costa, serta anggota DPRD Deasy Ballo Foeh dan Ira Sobeukum, memimpin aksi penanaman 10.000 anakan pohon di Bukit Humon, Amfoang Selatan,Sabtu 08/03 Kegiatan yang melibatkan seluruh ASN Pemkab Kupang ini merupakan bentuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://buserbindo.com/tag/buserbindo"><strong>BB</strong></a> – Upaya penghijauan di Kabupaten Kupang semakin digencarkan. Bupati Kupang, Yosef Lede, bersama Wakil Bupati Aurum Titu Eki, pimpinan DPRD Tome Da Costa, serta anggota DPRD Deasy Ballo Foeh dan Ira Sobeukum, memimpin aksi penanaman 10.000 anakan pohon di Bukit Humon, Amfoang Selatan,Sabtu 08/03</p>
<p>Kegiatan yang melibatkan seluruh ASN Pemkab Kupang ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap lingkungan serta langkah nyata dalam menciptakan kawasan yang lebih hijau dan asri.</p>
<p>Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede mengajak seluruh ASN untuk menjadikan Bukit Humon lebih hijau dan indah.</p>
<p>&#8220;Bukit Humon ini sudah indah, tetapi akan lebih indah lagi jika kita menanam lebih banyak pohon. Saya harap 10.000 anakan yang tersedia, semuanya harus ditanam. Dan yang terpenting, jangan hanya menanam, tapi juga merawatnya,&#8221; ujar Yos Lede.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-4728 size-full" src="https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250309-WA0011.jpg" alt="IMG 20250309 WA0011" width="650" height="433" title="Bersama Menanam, Bersama Menjaga,10.000 Pohon untuk Amfoang 2" srcset="https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250309-WA0011.jpg 650w, https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250309-WA0011-300x200.jpg 300w, https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250309-WA0011-227x151.jpg 227w, https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250309-WA0011-24x16.jpg 24w, https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250309-WA0011-36x24.jpg 36w, https://buserbindo.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250309-WA0011-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" /></p>
<p>Beliau juga menekankan pentingnya peran pemerintah desa, kecamatan, serta masyarakat sekitar dalam menjaga dan merawat pohon yang ditanam. Selain itu, ia berjanji akan sering mengecek pertumbuhan pohon di lokasi tersebut.</p>
<p>Selain sebagai upaya penghijauan, aksi ini juga bertujuan menjadikan Bukit Humon sebagai destinasi wisata hijau.</p>
<p>Bupati Yos Lede mengungkapkan keinginannya untuk menjadikan kawasan ini sebagai lokasi rapat dan kegiatan resmi pemerintahan.</p>
<p>&#8220;Jika lingkungan tertata dengan baik, wisatawan pasti akan tertarik berkunjung. Kami juga akan menambah fasilitas seperti lopo-lopo agar tempat ini semakin nyaman,&#8221; tambahnya</p>
<p>Dukungan penuh datang dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Tome Da Costa, yang mengapresiasi inisiatif penghijauan ini.</p>
<p>&#8220;Ini adalah langkah luar biasa untuk masa depan Kabupaten Kupang. Semoga lingkungan yang sehat dan hijau di Amfoang serta kecamatan lainnya bisa terus terjaga,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Penanaman 10.000 pohon ini menjadi bagian dari gerakan jangka panjang dalam menciptakan Kabupaten Kupang yang lebih hijau dan berkelanjutan.</p>
<p>Plt. Sekda Marthen Rahakbauw bersama seluruh jajaran perangkat daerah juga berkomitmen untuk melanjutkan aksi serupa di berbagai kecamatan lainnya.</p>
<p>Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, ASN, dan masyarakat, harapan untuk mewujudkan lingkungan yang hijau, sehat, dan lestari di Kabupaten Kupang semakin nyata.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inovasi &#8216;Sirih Pinang&#8217;: Kunci Sukses Amfoang Tengah Tingkatkan Pajak Daerah</title>
		<link>https://buserbindo.com/regional/inovasi-sirih-pinang-kunci-sukses-amfoang-tengah-tingkatkan-pajak-daerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aminadab Bones]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Dec 2024 02:37:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Amfoang Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi 'Sirih Pinang':]]></category>
		<category><![CDATA[Kunci Sukses]]></category>
		<category><![CDATA[Tingkatkan Pajak Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://buserbindo.com/?p=3675</guid>

					<description><![CDATA[BB – Kecamatan Amfoang Tengah, Kabupaten Kupang, berhasil mencetak prestasi membanggakan dengan melampaui target pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2024. Salah satu kunci kesuksesan ini adalah inovasi program &#8220;Sirih Pinang&#8221; (Sistem Informasi Daftar Program Pembangunan) yang diterapkan oleh Camat Amfoang Tengah, Yudin Bureni. Program inovatif ini memadukan pendekatan online dan offline untuk meningkatkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://buserbindo.com/tag/buserbindo"><strong>BB</strong></a> – Kecamatan Amfoang Tengah, Kabupaten Kupang, berhasil mencetak prestasi membanggakan dengan melampaui target pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2024.</p>
<p>Salah satu kunci kesuksesan ini adalah inovasi program &#8220;Sirih Pinang&#8221; (Sistem Informasi Daftar Program Pembangunan) yang diterapkan oleh Camat Amfoang Tengah, Yudin Bureni.</p>
<p>Program inovatif ini memadukan pendekatan online dan offline untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.</p>
<p>“Melalui &#8216;Sirih Pinang&#8217;, kami mempermudah akses informasi pembangunan sekaligus memperkuat komunikasi langsung dengan masyarakat,” ujar Yudin</p>
<p>Program &#8220;Sirih Pinang&#8221; dirancang untuk menjawab tantangan dalam optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD). Dalam implementasinya, terdapat dua mekanisme utama:</p>
<p>1. Online melalui IT: Sistem berbasis teknologi informasi mempermudah pengelolaan data PBB dan pengaduan masyarakat.</p>
<p>2. Offline dengan Pendekatan Langsung: Tim kecamatan secara aktif turun ke lapangan untuk menangani temuan dan keluhan warga.</p>
<p>“Kami ingin memastikan bahwa pemerintah selalu hadir di tengah masyarakat. Kehadiran fisik kami saja sudah memberikan motivasi kepada mereka untuk berpartisipasi aktif,” tambah Yudin.</p>
<p>Hasil nyata dari inovasi ini adalah pencapaian pembayaran PBB sebesar Rp38 juta yang tersebar di empat desa di Amfoang Tengah. Hal ini tidak hanya mendapat apresiasi dari masyarakat, tetapi juga dari Pemerintah Kabupaten Kupang.</p>
<p>Penjabat Bupati Kupang, Alexon Lumba, memberikan penghargaan dan insentif kepada Camat Amfoang Tengah beserta jajarannya.</p>
<p>“Ini adalah bentuk apresiasi atas kerja keras mereka. Program seperti ini akan terus kita dorong di kecamatan lainnya,” kata Alexon dalam konferensi pers di ruang kerjanya pada Senin (23/12).</p>
<p>Kesuksesan Amfoang Tengah menjadi inspirasi bagi kecamatan lain di Kabupaten Kupang. Pemerintah daerah berencana untuk memperluas penerapan inovasi ini agar lebih banyak wilayah yang mampu meningkatkan kontribusi PAD melalui sektor PBB.</p>
<p>“Optimalisasi PAD tidak hanya soal angka, tapi juga soal pendekatan kepada masyarakat. Program seperti &#8216;Sirih Pinang&#8217; adalah contoh nyata bagaimana inovasi bisa membawa perubahan,” pungkas Alexon.</p>
<p>Dengan program &#8220;Sirih Pinang&#8221;, Kecamatan Amfoang Tengah telah membuktikan bahwa inovasi dan kedekatan dengan masyarakat adalah kunci sukses pembangunan daerah. Semoga langkah ini terus memberikan dampak positif bagi Kabupaten Kupang di masa depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
